Rumor di Balik Isu Kudeta Partai Demokrat, Ada Janji Pemberian Uang Rp 100 Juta ke Ketua DPC
Beredar sejumlah rumor di balik isu kudeta atau pengambilalihan paksa Partai Demokrat.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Zainuddin
Sejak AHY menjabat, tertib administrasi juga semakin baik dan lebih terorganisir mulai dari DPD, DPD, hingga DPC.
"Melalui instruksi Ketum membuat semua DPD dan DPC bergerak bersama untuk melayani rakyat. Hal itu dilakukan secara serentak sehingga gaungnya lebih dapat dirasakan rakyat," katanya.
Lucy juga berharap Presiden Joko Widodo merespon surat dari AHY.
"Klarifikasi presiden sangat diharapkan karena kami yakin Presiden Jokowi sungguh-sungguh ingin partai politik dapat berperan sesuai fungsinya."
"Karena itu, kami percaya presiden tidak pernah berniat untuk mengganggu apalagi mengintervensi partai politik," katanya.
"Kami juga yakin presiden Jokowi ingin menjaga marwah partai politik sebagai pilar demokrasi. Karena itu, kami mengharapkan agar partai politik dapat tetap independen di negeri tercinta," terang anggota Komisi IX DPR RI ini.
Sebelumnya, Ketua Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengungkapkan ada aliran dana yang disebarkan kepada DPC untuk menggerakkan ambil alih paksa Partai Demokrat.
Herman menyatakan Partai Demokrat masih mendalami soal adanya aliran dana tersebut.
"Kami koordinasi dengan dewan kehormatan partai. Mahkamah partai akan bekerja dalam satu sampai dua pekan ini, kemudian membuat berita acara untuk pemanggilan," kata Herman.