Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Satgas Masih Temukan Banyak Pelanggar Prokes Selama PPKM Jilid II di Kota Blitar

Satpol PP Kota Blitar masih menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di masa PPKM jilid II.

SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Satpol PP Kota Blitar masih menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di masa PPKM jilid II. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Satpol PP Kota Blitar masih menemukan banyak pelanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II.

Petugas menindak rata-rata sebanyak 70 pelanggar protokol kesehatan dalam sehari.

Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun mengatakan setiap hari rata-rata ada 10 orang dikenai sanksi tindak pidana ringan, 20 orang dikenai sanksi teguran tertulis, dan 40 orang dikenai sanksi teguran lisan karena tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Para pelanggar itu terjaring operasi yustisi yang kami laksanakan tiga kali dalam sehari. Kami menggelar operasi yustisi bersama TNI dan Polri," ujar Hadi kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (4/2/2021).

Para pelanggar yang dikenai sanksi tipiring mulai dari perseorangan maupun pengelola tempat usaha.

"Kami fokus penegakan hukum untuk mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di PPKM jilid II ini," katanya.

Hadi mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menurutnya, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar masih tinggi.

"Kami juga terus intensifkan penegakan hukum terkait penerapan protokol kesehatan di masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemkot Blitar menerapkan PPKM jilid II mulai 25 Januari sampai 8 Februari 2021.

Selama PPKM, Pemkot Blitar melakukan pembatasan sejumlah aktivitas masyarakat untuk mengendalikan kasus Covid-19.

Saat ini, jumlah komulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Blitar mencapai 1.613 orang.

Dari total itu, jumlah komulatif pasien sembuh sebanyak 1.450 orang dan pasien meninggal dunia sebanyak 73 orang.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved