Breaking News:

Nasional

Sekjen Teuku Riefky Harsya Sebut Gerak Cepat AHY Selamatkan Partai Demokrat dari Potensi Dualisme

Sekjen Teuku Riefky Harsya Sebut Gerak Cepat AHY Selamatkan Partai Demokrat dari Potensi Dualisme

Instagram/agusyudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Partai Demokrat menjelaskan pentingnya gerak cepat yang dilakukan Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menyelamatkan partai dari potensi dualisme internal.

"Partai Demokrat bersyukur, telah diberikan tuntunan untuk segera bertindak menyelamatkan kedaulatan dan kehormatan Partai."

"Jika Ketum AHY tidak cepat mengambil tindakan maka nasib, kelangsungan hidup, dan masa depan Partai Demokrat, bisa menjadi lain," kata Sekjen DPP Demokrat Teuku Riefky Harsya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima SURYAMALANG.COM.

Riefky menjelaskan, akibat terburuk apabila gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) berhasil dilakukan sekaligus menobatkan Moeldoko menjadi Ketum yang baru.

Hal ini sekaligus merebut kepemimpinan partai merebut dari tangan Ketua Umum hasil kongres yang Sah dan Demokratis.

Mekanisme ini bisa saja dilakukan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal tanpa mempedulikan Konstitusi Partai (AD danART). Juga, tanpa persetujuan Majelis Tinggi Partai dan dihadiri bukan oleh pemegang suara yang sah.

Namun, hasilnya dianggap sah dan segera disahkan oleh Kemenkumham atau diresmikan oleh negara.

"Tamatlah riwayat Partai Demokrat yang asli, yang ingin hidup dan berjuang secara baik-baik di negeri ini," katanya.

Bahkan, Nasib Partai Demokrat bisa kian malang dengan 2 kepengurusan, 2 ketua umum, yang bisa saja kemudian dua-duanya dianggap tidak sah oleh negara.

"Jika skenario buruk itu terjadi, Partai Demokrat tentu tak lagi bisa berpartisipasi dalam Pemilu 2024 dan Pilkada mendatang," katanya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved