5 Hal Penting di Balik Keputusan Ashanty Cabut Biaya Sekolah Anak Angkatnya: Ada Status Tak Legal
Beberapa hari terakhir kabar tentang sosok Putra seorang penjual cilok yang menjadi anak angkat Ashanty tengah disorot.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Selain masalah uang sekolah, pihak LBH Keadilan juga menjelaskan jika dari statusnya, Putra diangkat menjadi anak tanpa legalitas.
Jadi, hanya sebatas Janji keluarga Ashanty dan Anang Hermansyah untuk membiayai sekolah Putra tanpa ada perjanjian atau kekuatan hukum yang sah.
"Putra dianggap sebagai anak angkat dalam tanda petik karena tidak ada legalitas. Jadi hanya sebatas berjanji akan dibiayai pendidikannya oleh Ashanty, beberapa kali diajak jalan-jalan," kata Abdul.
5. Anggap Ashanty tidak sungguh-sungguh
Dengan adanya peristiwa ini, Abdul mencurigai Ashanty hanya menggunakan Putra sebagai daya tarik konten YouTube.
"Kesimpulan pihak kami, Ashanty tidak bersungguh-sungguh membiayai (pesantren) Putra."
"Ketika ditanya hanya disampaikan bahwa 'Ini kebijakan kami', tanpa menyebut alasan apa pun."
"Bagi saya ini hal serius. Putra ini orang lemah, tidak berdaya," kata Abdul.
Pihak LBH Keadilan juga menganggap jika Ashanty tidak sungguh-sungguh mengangkat Putra menjadi anak.
"Kami duga Ashanty tidak niat dan sungguh-sungguh memasukkan Putra ke pesantren," kata Abdul.
Abdul mengatakan, Ashanty diduga menjadikan Putra sebatas untuk kepentingan selebritas semata.
"Secara sederhana, kami menduga Putra ini dieksploitasi (Ashanty) hanya menjadi konten YouTube, diambil keuntungan semata," kata Abdul Hamim Jauzie.
Hingga saat ini, tim masih berusaha untuk menghubungi pihak Ashanty.
Kata Ashanty
Pasangan selebritis Ashanty dan Anang Hermansyah dituding telah melakukan kebohongan publik.