Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sutiaji Larang ASN Pemkot Malang Bepergian ke Luar Kota saat Libur Imlek 2021

Wali Kota Malang menginstruksikan bagi para di lingkungan Pemerintah Kota Malang agar tidak bepergian ke luar kota saat libur Imlek 2021

rifky edgar/suryamalang.com
Wali Kota Malang, Sutiaji. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wali Kota Malang menginstruksikan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang agar tidak bepergian ke luar kota saat libur Imlek 2021 nanti.

Imbauan tersebut menindaklanjuti dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo memberikan larangan bagi ASN untuk bepergian ke luar daerah dan mudik. 

Larangan tersebut merupakan salah satu upaya mencegah potensi peningkatan kasus Covid-19 akibat perjalanan atau mobilitas saat Tahun Baru Imlek.

"Kami sudah memberikan anjuran walaupun tidak tertulis. Cuma nanti cara pemantauannya yang agak susah," ucap Sutiaji, Rabu (10/2/2021).

Apa yang dimaksud oleh orang nomor satu di Kota Malang itu, karena Pemerintah Kota Malang belum memiliki aplikasi dengan menggunakan GPS ataupun Maps perihal absensi.

Hal tersebutlah yang menjadikan kendala, ketika para ASN diminta untuk melakukan absensi saat Tahun Baru Imlek nanti.

Pasalnya, Pemkot Malang saat ini hanya menggunakan sistem fingerprint dan scan wajah untuk absensi ASN dan karyawan.

"Dulu Sudah kami jajaki dulu dengan BKPSDM, bahwa yang namanya absen itu sudah pakai shareloc. Cuma kemarin biayanya dengan Google Maps terlalu mahal, sehingga masih kita pertimbangkan," ucapnya.

Maka dari itu, berkaitan dengan imbauan tersebut, Sutiaji menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing Kepala Perangkat Daerah.

Dia meminta kepada Kepala OPD agar memantau dan mengawasi langsung para ASN saat perayaan Tahun Baru Imlek nanti.

"Ya ini kan sifatnya anjuran. Yang namanya pengawasan diserahkan kepada atasannya. Kalau pak lurah berarti pak Camat, klo Pak Camat berarti Pak Sekda. Sistem pengawasannya begitu," tandasnya.

Sebagai informasi, Pembatasan mobilitas bagi ASN ini tercantum dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 4/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah bagi Pegawai ASN selama Libur Tahun Baru Imlek 2572 dalam Masa Pandemi Covid-19. 

Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik selama periode Tahun Baru Imlek 2572.

Surat edaran yang ditandatangani Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada 9 Februari 2021 ini berlaku untuk periode 11-14 Februari 2021. 

Namun, apabila dalam periode tersebut seorang ASN mengalami keadaan mendesak dan terpaksa melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, maka pegawai yang bersangkutan harus mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di instansinya terlebih dahulu.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved