Breaking News:

Berita Tuban Hari Ini

UPDATE Viral Warga Desa di Tuban Beli Ratusan Mobil Baru Ramai-Ramai, Muncul Kekhawatiran Ini

Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Gihanto, mengungkap rasa kekhawatiran usai warganya terima miliaran rupiah dari penjualan tanah.

KOLASE - Foto capture video - SURYAMALANG.COM/Mochammad Sudarsono
Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, beli mobil baru ramai-ramai . Kades Sumurgeneng, Gihanto (kanan) saat ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021) 

Penulis : Mochamad Sudarsono , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Update atau kondisi terbaru dari peristiwa fenomenal dan viral di mana warga desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu Tuban membeli mobil baru ramaia-ramai adalah munculnya kekhawatiran.

Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Gihanto, mengungkap rasa kekhawatiran usai warganya terima miliaran rupiah dari penjualan tanah.

Baca juga: Fakta Sebenarnya di Balik Viral Warga Desa di Tuban Ramai-Ramai Borong Ratusan Mobil Bersamaan

Tanah warga sekitar dijual untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) patungan Pertamina-Rosneft- perusahaan asal Rusia, yang membutuhkan lahan di tiga desa yaitu Sumurgeneng, Wadung dan Kaliuntu.

"Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha," kata Kades ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021).

Viral warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, beli mobil ramai-ramai. Tampak saat mobil tiba bersamaan di desa itu
Viral warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, beli mobil ramai-ramai. Tampak saat mobil tiba bersamaan di desa itu (Foto capture)

Dia menjelaskan, di desanya ada sekitar 840 KK namun yang tanahnya dijual untuk kebutuhan lahan GRR sekitar 225 orang.

Nilai tanah di sekitar lokasi dihargai Rp 600-800 ribu, lebih jauh tinggi di atasnya dibanding harga semula Rp 100-150 ribu.

Rata-rata yang menjual tanahnya, 90 persen untuk beli mobil, 75 persen untuk beli tanah, 50 persen untuk bangun rumah.

Sedangkan yang untuk usaha sedikit sekali, hanya beberapa saja.

"Yang dibuat untuk usaha sedikit, banyak yang digunakan untuk beli mobil, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli secara bertahap, kemarin baru datang 17 mobil," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved