Berita Malang Hari Ini

Fakta di Balik Video Viral 'Penembakan' Gus Idris, Jubir Ian Firdaus: 'Cuma Demi Kebutuhan Konten'

Terungkap fakta di balik konten menghebohkan yang dibikin oleh Idris Al Marbawy alias Gus Idris.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Idris Al Marbawy alias Gus Idris akhirnya memberikan klarifikasi terkait kabar dugaan dirinya menjadi korban penembakan. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini menyatakan dirinya tengah berada dalam kondisi sehat. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Terungkap fakta di balik konten menghebohkan yang dibikin oleh Idris Al Marbawy alias Gus Idris.

Juru Bicara Gus Idris Ian Firdaus menyatakan segala adegan yang terjadi dalam konten berjudul [LIVE] KALAHKAN KEKUATAN DAYANG NYI RONGGENG GUS IDRIS: "MAMAZ KARYO BERSAMAKU" merupakan murni untuk kebutuhan konten.

Baca juga: Dikabarkan Jadi Korban Penembakan, Gus Idris: Saya Sehat

"Pada saat itu Gus (Idris) sedang membuat live tentang penyerangan dukun ilmu hitam Nyi Ronggeng. Waktu itu kita lokasi berada di dekat Pacet (Mojokerto," terang Ian ketika ditemui di Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang pada Selasa (2/3/2021).

Ian menerangkan jika konten menghebohkan tersebut dibuat di Pacet Mojokerto pada 1 Maret 2021.

"Itu tanggal 1 Maret kalau gak salah. Waktu malam. Lokasinya di dekat Pacet, buat live Gus Idris naik ke atas," ungkap Ian.

Meski terdapat adegan yang memaparkan suara dentuman tembakan, Ian menyatakan tidak ada unsur penembakan terhadap Gus Idris pada konten yang kini viral itu.

Terkait adanya kabar adanya penembakan, Ian mengaku hal tersebut bisa terjadi karena adanya kesalahan persepsi.

"Dari video tersebut yang kesalahan dari kami tidak ada gambar dari kami yang menyebabkan orang-orang berkesimpulan ada penembakan," jelasnya.

Ditanya terkait adegan Gus Idris terkena luka tembakan, Ian menegaskan hal tersebut merupakan murni kebutuhan konten

"Kalau darah dalam luka itu dari Gus-nya, pembuatan konten dalam video. Iya namanya salah satu cara kita memberantas ilmu hitam adalah dengan dikontenkan," terang Ian.

Lebih jauh, Ian tidak menerangkan secara gamblang penyebab Gus Idris bisa terkapar hingga berdarah usai dentuman suara tembakan.

Namun, Ian mengkiaskan penyerangan tersebut merupakan ulah ilmu hitam.

"Dalam ilmu hitam itu saya tidak bisa menjelaskan. Secara hukum dari pasalnya pun saya gak tahu.

Seusai peristiwa adegan melawan ilmu hitam Nyi Ronggeng, Ian mengatakan Gus Idris beserta rombongan pergi ke salah satu tempat di Pacet, Mojokerto untuk berendam.

"Seusai peristiwa itu, gus menyarankan untuk berendam di Pacet," terang Ian.

Terakhir, Ian menegaskan tidak ada peristiwa penembakan dalam konten tersebut.

"Yang menyampaikan penembakan bukan dari kami," tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved