Suami Hajar Istri Gara-gara Lupa Pakai Hijab Saat Kakak Ipar Datang, Ternyata Baru Nikah 1,5 Bulan
Kejadian suami hajar istri yang baru saja menikah selama 1,5 bulan itu terjadi gara-gara lupa pakai hijab ketika kakak ipar datang berkunjung ke rumah
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Nasib sial seorang istri yang harus jadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT oleh suaminya sendiri.
Kejadian suami hajar istri yang baru saja menikah selama 1,5 bulan itu terjadi gara-gara lupa pakai hijab ketika kakak ipar datang berkunjung ke rumah.
Akibatnya, istri yang ketakutan setelah dihajar suaminya sendiri gara-gara lupa pakai hijab itu pun melapor kepada polisi.
Sosok istri yang berinisial RS (20) itu merupakan warga Palembang.
RS ketakutan setelah dihajar suaminya sendiri yakni AYK (30) hanya gara-gara masalah sepele yakni ia lupa pakai hijab saat kakak iparnya bertamu.

• Detik-detik Ibu Hamil Posting Status Sebelum Tewas Kecelakaan, Suami Kritis, Sahabat Menangis Pilu
• Kenalan di Medsos Lalu COD, Cewek Pengusaha Kartu Seluler Temui Pelanggan, Endingnya Nyesek Banget
• 2 Adik Ipar Jadi Sasaran Birahi Kakak Laki-laki, Terkuak Setelah 2 Tahun, Salah Satu Korban Dinikahi
Dikutip dari Kompas.com RS bercerita ia baru menikah dengan suaminya 1,5 bulan yang lalu.
Di hari kejadian, sang kakak ipar secara dadakan bertamu ke rumahnya.
RS lupa menggunakan jilbab saat menemui kakak suaminya.
"Kami baru menikah satu setengah bulan."
"Saya bilang ke dia, lain kali saya akan pakai jilbab, saya waktu kakaknya datang lupa pakai jilbab, karena memang dadakan," kata RS, Jumat (5/3/2021).
Saat itu, suaminya langsung menyuruh RS yang tidak menggunakan jilab untuk masuk kamar.
RS mengaku setelah insiden lupa pakai jilbab, ia telah meminta maaf kepada suaminya.
Namun ternyata sang suami naik pitam.

Saat sang kakak pulang, AYK menendang dan memukuli istrinya dengan tangan kosong hingga babak belur.
Tak hanya itu, AYK juga mengancam akan menyiram RS dengan air keras.
Karena ketakutan ia pun memilik untuk melapor ke polisi.
"Saya benar-benar takut diancam begitu, padahal kami baru saja menikah."
"Saya mengalami luka di tangan, kaki dan bahu karena ditendang dan dipukul," ujarnya.
Ia kemudian melapor ke Polrestabes Palembang pada Jumat (5/3/2021).
Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan laporan tersebut.
Ia mengatakan kasus tersebut akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
"Laporannya sudah diterima sekarang akan dilakukan tindak lanjut," ujarnya.
Kasus Serupa: Tak Sabar Tunggu Ikan Asin Digoreng, Suami Aniaya Istri

Di tempat lain, tak sabar tunggu ikan asin matang, suami aniaya istrinya bertubi-tubi.
Entah apa yang merasuki RJ (23) hingga sangat ringan tangan memukuli istrinya lantaran tak sabar menunggu ikan asin digoreng.
RJ bertubi-tubi memukuli istrinya hanya karena tak sabar.
Seorang wanita berinisial FK (36) jadi korban penganiayaan oleh suaminya sendiri di Cengkareng, Jakarta Barat.
Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri mengatakan, penganiayaan itu berawal dari permintaan sang suami berinisial RJ (23) yang meminta istrinya membuat ikan asin.
“Saat kejadian suami minta ikan asin dan sedang mau digoreng, suami enggak sabar lalu memukul korban,” kata Khori dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7/2020).
Korban dianiaya bertubi-tubi oleh RJ menyebabkan luka memar dan lebam di wajah, serta perut terasa sakit akibat dibanting oleh suami.
Saat kejadian, FK sempat merekam kejadian itu menggunakan ponselnya.
Akan tetapi ponsel tersebut dibanting RJ saat ia mengetahuinya.
“Selama ini suami memang tempramen dan suka marah-marah enggak jelas,” ucap Khoiri.
Setelah kejadian tersebut, FK pun melaporkan suaminya tersebut ke Polsek Cengkareng.
Dengan bukti-bukti yang ada, polisi lantas menjebloskan RJ ke penjara.
Ia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan
Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM