Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Lima Desa di Kota Batu Tempati Urutan Teratas Kasus Stunting

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mencatat ada lima lokus kasus stunting di Kota Batu.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mencatat ada lima lokus kasus stunting di Kota Batu.

Desa Giripurno menempati urutan teratas kasus stunting sebanyak 108 balita.

Menyusul kemudian Desa Junrejo sebanyak 99 balita. Selanjutnya Kelurahan Sisir sebanyak 95 balita, Kelurahan Temas 92 balita dan Desa Gunungsari 87 balita.

Rentang usia stunting terjadi pada balita dimulai dari 6 bulan  sampai 60 bulan.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengklaim prevalensi kasus stunting mengalami penurunan pada tahun 2020 lalu.

Tahun 2020 kasus stunting berada di angka 14,8 dari total 9.412 balita yang ada.

Sedangkan prevalensi kasus stunting pada tahun 2019 lalu 25,4 persen dari total 7.776 balita.

Pemkot Batu membentuk Tim Khusus penanganan stunting untuk melakukan intervensi gizi kepada ibu hamil dan balita hingga melakukan penataan lingkungan.

Tim ini beranggotakan dinas terkait seperti Dinkes, DP3AP2KB, Dinas Sosial, Bidang Kesmas hingga Dinas PUPR.

Selain itu melibatkan anggota PKK dan Dharma Wanita Kota Batu, ahli gizi, dokter anak, dan Pokja Penanggulangan Stunting Kota Batu.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved