Breaking News:

Hotel Niagara Malang

Sejarah Hotel Niagara Malang, Jadi Gedung Tertinggi di Asia dan Arsitektur Pakai Unsur Suku Aztec

Setelah menjadi viral, banyak pihak yang penasaran dan ingin mengetahui sejarah berdirinya hotel Niagara yang dikenal memiliki suasana mistis di Malan

YouTube Harian Surya
Sejarah Hotel Niagara 

SURYAMALANG.COM - Nama hotel Niagara yang terletak di kawasan Lawang Kabupaten Malang beberapa hari terakhir menjadi sorotan. 

Hal ini dikarenakan ada sebuah video viral seorang tamu hotel Niagara yang mengalami pengalaman mistis ketika berkunjung ke hotel klasik tersebut. 

Setelah menjadi viral, banyak pihak yang penasaran dan ingin mengetahui sejarah Hotel Niagara yang dikenal memiliki suasana mistis di Malang itu. 

Dalam wawancara eksklusif dengan Harian Surya (grup SURYAMALANG.COM), pemilik Hotel Niagara sekaligus General Manager, Ongko Budiarto menjelaskan tentang kondisi, kapasitas serta sejarah hotel Niagara

Penampilan arsitektur Hotel Niagara sendiri memiliki lima lantai yang saat ini hanya tiga lantai pertama yang difungsikan sebagai hotel

Ongko Budiarto menjelaskan kapasitas setiap lantai di hotel Niagara. 

Sejarah Hotel Niagara (YouTube Harian Surya)
Sejarah Hotel Niagara (YouTube Harian Surya) 

Baca juga: Viral Video Hotel Niagara Disebut Horor, Muncul GM yang Palsu, Sengaja Dibuat untuk Tugas Kuliah

Baca juga: Pihak Hotel Niagara Malang Bongkar Kronologi Video Viral, Tamu Kabur Karena Hantu, Diduga Settingan

"lantai satu itu publik area jadi hanya ada dua kamar. Satu difungsikan ketika keluarga datang dan satu kamar kelas klasik yang mana kamar mandi du luar," jelas Ongko Budiarto. 

Pria yang menjabat sebagai GM Hotel Niagara itu menjelaskan jika kamar tamu berada di lantai dua dan tiga. 

"Di lantai dua terdapat enam kamar dengan beberapa jenis kamar. Kemudian lantai tiga memiliki tujuh kamar," lanjut Ongko Budiarto. 

Ongko Budiarto menjelaskan jika lantai empat dan lantai lima berisikan kamarkamar tamu namun untuk sekarang tidak difungsikan. 

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved