Berita Malang Hari Ini
SMPN 3 Kota Malang Siapkan Ruang Isolasi Khusus bagi Siswa saat Pembelajaran Tatap Muka
Di SMPN 3 Kota Malang menyediakan ruang isolasi khusus saat Pembelajaran tatap muka dan telah dicek oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)
SURYAMALANG.COM | MALANG - Pembelajaran tatap muka telah dilaksanakan di Kota Malang mulai Senin (19/4/2021) ini.
Sejumlah sekolah pun mempersilahkan para siswa untuk masuk sekolah dengan melaksanakan pembatasan jumlah siswa yang masuk.
Penerapan protokol kesehatan pun juga telah dilaksanakan, termasuk menyiapkan ruangan khusus sebagai tempat isolasi bagi siswa yang sakit maupun yang memiliki gejala ke Covid-19.
Di SMPN 3 Kota Malang menyediakan ruang isolasi khusus tersebut dan telah dicek oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.
Kepala Sekolah SMPN 3 Kota Malang, Mutmainah Atimi mengatakan, bahwa ruang isolasi khusus yang disiapkan tersebut memiliki beragam fasilitas yang disiapkan.
Mulai dari menyiapkan tiga bed, kamar mandi khusus, thermogun, serta peralatan lain yang difungsikan untuk menunjang kesehatan siswa.
"Ruang isolasi kami tempatkan khusus di UKS. Dan kami juga dibantu satu dokter ahli dari Puskesmas Rampal Celaket dan seorang perawat," ucapnya.
Atimi mengatakan, ruang isolasi tersebut disiapkan, bersamaan pula dengan digelarnya pembelajaran sekolah tatap muka, di mana ada 238 siswa SMPN 3 Kota Malang yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah dari jumlah total 273 siswa.
Sistem pembelajaran di sekolah pun setiap harinya dibagi per kelas.
Pada hari pertama ini, yang masuk khusus bagi kelas XI, keesokan harinya kelas VIII dan dilanjutkan kelas VII.
"Jadi tidak semua yang kami masukkan. Kami batasi saja. Yang penting 50 persen sesuai dengan ketentuan," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif turut meninjau langsung ruang isolasi di SMPN 3 Kota Malang.
Sutiaji mengapresiasi beragam fasilitas dan sarana pra sarana yang ada di ruang isolasi tersebut.
"Ini bagus ya kami apresiasi kesiapannya. Hanya saja tadi jendela atasnya tertutup, harusnya dibuka biar ada sirkulasi udara yang masuk," ucapnya.