Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota akan Lakukan Penyekatan di Exit Tol Madyopuro

 Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution, memastikan pihaknya hanya melakukan penyekatan di Exit Tol Madyopuro.

Polresta Malang Kota
Ilustrasi - Pemeriksaan dan pengecekan kendaraan di pos check point dan penyekatan dekat Exit Tol Madyopuro, Kota Malang, Minggu (17/5/2020) 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution, memastikan pihaknya hanya melakukan penyekatan di Exit Tol Madyopuro.

Hal ini dilakukan untuk antisipasi pemudik yang pada Lebaran 2021 resmi dilarang oleh pemerintah.

"Kami hanya akan menyekat di satu titik, yakni di Exit Tol Madyopuro. Hal itu kami lakukan sesuai instruksi Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Jatim, bahwa Kota Malang merupakan wilayah yang berada di tengah-tengah Rayon Malang Raya. Dan penyekatan itu kami lakukan, untuk mengantisipasi adanya pendatang dari luar Malang Raya yang melalui jalur Tol Madyopuro," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (21/4/2021).

Selain itu pihaknya bersama dengan Pemkot dan jajaran samping lainnya, akan memperkuat PPKM Mikro di wilayah kelurahan dan kecamatan di Kota Malang.

Penguatan ini akan disosialisasikan ke pengurus posko-posko PPKM Mikro dan pengurus Kampung Tangguh Semeru, untuk memperketat penjagaan akses warga dari luar lingkungannya yang hendak masuk ke wilayahnya.

"Untuk teknis pelaksanaan penyekatan kendaraan, akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan TNI. Sedangkan untuk penguatan PPKM Mikro, akan ditangani oleh Bagian Operasi (Bagops) Polresta Malang Kota beserta dinas terkait. Hal tersebut termasuk pengerahan anggota Bhabinkamtibmas dan anggota penjagaan, di titik-titik yang dianggap memerlukan penjagaan khusus," bebernya.

Dirinya mengungkapkan, saat ini adalah waktunya untuk memaksimalkan lingkup terkecil agar lebih aktif.

Hal itu dilakukan, untuk membantu pengawasan masyarakat (pemudik) yang tidak terawasi di jalan-jalan utama.

Selain itu dirinya juga menambahkan, untuk pemeriksaan di titik penyekatan, pihaknya akan melakukan secara acak dan sewaktu-waktu.

Bagi masyarakat yang diperiksa, wajib menunjukkan KTP, untuk memastikan apakah berasal dari wilayah Malang Raya atau bukan.

"Apabila KTP menunjukkan asalnya dari luar kota (non Malang Raya), maka akan kami arahkan untuk putar balik. Tetapi apabila dalam urusan pekerjaan, wajib menunjukkan surat tugas dari instansi tempatnya bekerja," pungkasnya.

Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved