Ramadan 2021
Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Bugar di Bulan Ramadan, Simak Juga Waktu Terbaik untuk Olahraga
Inilah tips olahraga saat puasa agar tetap memiliki tubuh bugar selama menjalankan ibadah di Bulan Ramadan.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Inilah tips olahraga saat puasa agar tetap memiliki tubuh bugar selama menjalankan ibadah di Bulan Ramadan.
Simak juga waktu terbaik untuk berolahraga selama puasa Ramadan agar tetap bisa menjaga kebugaran tubuh.
Seperti yang diketahui, olahraga menjadi satu aktivitas penting untuk menjaga kebugaran tubuh meski pada bulan Ramadan.
Dalam kondisi puasa, kita pasti merasakan lapar dan haus.
Bolehkah kita berolahraga saat berpuasa?
Olahraga seperti apa yang sebaiknya dilakukan?

Dokter olahraga Michael Triangto mengatakan, olahraga bisa saja dilakukan meskipun tengah berpuasa.
Olahraga yang bisa dilakukan adalah olahraga yang masuk kategori ringan.
"Ketika puasa olahraga yang baik bersifat ringan," ujar Michael, dikutip dari Kompas.com artikel, "Tips Olahraga pada Bulan Puasa".
Olahraga ringan adalah yang masuk kategori aerobik seperti jalan dan lari.
“Aerobic adalah olahraga yang gerakannya berulang-ulang, waktu melakukannya panjang, dan intensitasnya rendah,” ujar dia.
Michael mengingatkan, tujuan berolahraga adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.
Selain itu, meningkatkan metabolisme tubuh sehingga tidak mudah mengantuk dan tetap bersemangat.
Aktivitas olahraga seperti jalan dan bersepeda ini baik dilakukan saat pagi hari setelah sahur hingga selesai waktu shalat subuh.
“Yang saya anjurkan adalah pagi hari hingga selesai shalat subuh,” ujar Michael.
Ia mengingatkan, saat olahraga pagi, kita bisa melakukan olahraga ringan baik jalan ataupun lari dengan mengajak seluruh anggota keluarganya.
Selain baik untuk tubuh, bisa menjadi momen untuk mempererat ikatan antara anggota keluarga.
Jangan lakukan aktivitas olahraga pagi yang terlalu berat dan tak perlu dilakukan dalam waktu lama.
Michael mengatakan, sesuai anjuran WHO, durasi waktu untuk melakukannya adalah 150 menit per minggu.
Dengan demikian, jika olahraga dilakukan selama 5 hari dalam seminggu, setiap hari dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.
“Jadi jangan ngomongin jarak. Kan tujuannya tidak mau bikin dehidrasi. Kalau (olahraga) berat, nanti dehidrasi," ujar Michael.
Sementara, jika ingin melakukan olahraga ringan, bisa menggabungkan antara arobic dengan latihan beban seperti push up atau sit up. Lakukan ini menjelang waktu berbuka puasa.
Ia menekankan, aktivitas olahraga pada bulan puasa sebaiknya yang sudah terbiasa dilakukan.
Hanya saja, perlu penyesuaian intensitas dan beban yang harus dikurangi karena kondisi sedang berpuasa.
Minum Air Hangat saat Sahur dan Buka Puasa
Minum air hangat saat sahur dan buka puasa, bisa melancarkan sirkulasi darah. S
imak sederet khasiat dari minum air hangat.
Pada momen Ramadhan, umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Agar tubuh tetap bugar saat berpuasa, asupan nutrisi tubuh haruslah tetap dijaga.
Caranya adalah menjaga kebutuhan nutrisi tubuh saat sahur dan berbuka.
Nah, ternyata, minum air hangat saat sahur dan buka punya khasiat yang luar biasa.
Memulai hari dengan segelas air hangat membantu melancarkan sirkulasi darah dan memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan lainnya.

Air hangat sendiri telah dipercaya sejak pengobatan China dan India Kuno.
Banyak orang mengikuti minum air hangat sebagai pengobatan kesehatan holistik.
Para peneliti juga telah menunjukkan bahwa minum air hangat memiliki beberapa manfaat eksklusif.
Dirangkum dari Boldsky, inilah sederet khasiat minum air hangat untuk kesehatan.

1. Melancarkan Sirkulasi Darah
Air hangat membantu memecah timbunan lemak dan timbunan lemak di sistem saraf.
Hal ini, pada gilirannya, meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
Sebab, air hangat membantu organ peredaran darah untuk berkembang dan membawa darah dengan lebih efektif ke seluruh tubuh.
2. Bantu Menurunkan Berat Badan
Minum air hangat juga membantu memecah timbunan lemak dari tubuh dan membantu menurunkan berat badan.
Saat minum air panas, tubuh akan menurunkan suhu internal, serta meningkatkan metabolisme.
Jadi, saat berpuasa, sering-seringlah minum air hangat saat sahur atau berbuka.
3. Bantu Melegakan Hidung Tersumbat
Uap dari air panas dapat meredakan sakit kepala sinus.
Menghirup uap dalam-dalam akan melonggarkan sinus yang tersumbat.
Selain hidung tersumbat orang juga memiliki selaput lendir di seluruh leher.
Meminum air hangat akan mencegah pembentukan lendir.
Dengan begitu, ibadah puasa akan semakin lancar tanpa gangguan pernapasan.
4. Melancarkan Sistem Pencernaan
Minum air hangat membantu menenangkan dan mengaktifkan saluran pencernaan.
Saat air hangat melewati perut dan usus, organ pencernaan akan terhidrasi dengan lebih baik dan mampu membuang limbah dengan cepat.
Selain itu, ia bertindak sebagai pelumas yang membuat pencernaan anda tetap berjalan dengan baik.

5. Menyembuhkan Sembelit
Masalah perut umum berkembang karena kelangkaan air di dalam tubuh.
Seperti disebutkan sebelumnya, minum air hangat sangat membantu sistem pencernaan tubuh.
Nah, hal itu termasuk menyembuhkan sembelit, kondisi susah buang air besar dan terkadang bisa sangat menyakitkan.
Minum segelas air hangat saat perut kosong di pagi hari bisa memperlancar buang air besar dan menyembuhkan sembelit.
Saat Ramadhan, kamu bisa memulainya dengan minum air hangat saat sahur.
Penulis: Frida Anjani / SURYAMALANG.COM
Ikuti Berita Terkait Ramadan 2021 Lainnya.