Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Siapkan Tempat Karantina untuk PMI yang Pulang Kampung Jelang Lebaran 2021

Pemkot Blitar menyiapkan tempat karantina berkapasitas 102 bed di Rumah Isolasi untuk mengantisipasi kedatangan para PMI yang pulang kampung.

SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Rumah Isolasi milik Pemkot Blitar di Jalan Dr Soetomo. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar menyiapkan tempat karantina berkapasitas 102 bed di Rumah Isolasi untuk mengantisipasi kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang kampung menjelang Lebaran 2021.

Para PMI asal Kota Blitar yang baru pulang dari luar negeri akan menjalani karantina selama tiga hari di Rumah Isolasi milik Pemkot Blitar di Poltekkes.

"Kami menyiapkan tempat karantina untuk para PMI di Gedung 2 Poltekkes dengan kapasitas 102 bed," kata Hakim Sisworo, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (29/4/2021).

Hakim mengatakan kepulangan para PMI terkoordinir di Provinsi Jatim.

Para PMI yang baru tiba di Bandara Juanda akan dibawa ke Asrama Haji Surabaya untuk dilakukan tes swab.

PMI yang dinyatakan positif tes swab akan dirujuk ke RS Rujukan Covid-19, sedang yang negatif langsung dikembalikan ke daerah masing-masing.

Tetapi, para PMI yang dinyatakan negatif tes swab di Surabaya tetap harus menjalani karantina selama tiga hari di daerah masing-masing.

Pada hari ketiga karantina di daerah, para PMI akan menjalani tes swab lagi.

Jika hasil tes swab negatif, mereka bisa langsung pulang ke rumah masing-masing.

Namun, jika hasil tes swab dinyatakan positif, mereka harus dirujuk ke RS Rujukan Covid-19.

"Kami belum tahu berapa jumlah PMI asal Kota Blitar yang akan pulang. Setiap ada yang datang, Provinsi akan memberitahukan ke daerah," ujarnya.

Selain PMI, Satgas Covid-19 juga sedang memantau kepulangan para santri.

Para santri asal Kota Blitar yang berada di luar kota sudah pulang sejak sebelum Ramadan.

Sedang para santri yang belajar di Pondok Pesantren di Blitar baru mulai dipulangkan ke rumah masing-masing sebelum 6 Mei 2021.

"Kami memantau pemulangannya agar tidak terjadi kerumunan. Kalau santri yang dari luar kota seperti dari Lirboyo dan Gontor sudah pulang sebelum Ramadan," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved