Kapal Selam Nanggala Hilang

Kalimat Polos Anak Serda Dwi Nugroho saat Tabur Bunga KRI Nanggala, Pamit Pulang, Gak Cari Ayah Lagi

Video anak Serda Dwi ucap perpisahan saat tabur bunga KRI Nanggala, pamit pulang, gak cari ayah lagi

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/kolase TikTok @ inisialm85
Istri dan anak Serda Dwi Nugroho saat tabur bunga KRI Nanggala-402 menuai haru 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Ucapan polos anak Serda Dwi Nugroho saat tabur bunga KRI Nanggala-402 menuai haru. 

Anak Serda Dwi Nugroho yang masih balita, pamit pulang dan berjanji tak akan mencari ayahnya lagi.

Dengan tegar, anak Serda Dwi Nugroho bernama Afin melepas kepergian sang ayah di atas laut. 

Upacara tabur bunga ini digelar di atas KRI dr. Soeharso, untuk menghormati 53 awak kapal yang gugur bersama tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di wilayah perairan Bali, Jumat (30/04/2021).

Upacara tabur bunga digelar tepat 10 hari sejak KRI Nanggala 402 dinyatakan hilang dan tenggelam.

Prosesi tabur bunga diikuti 150 orang keluarga dari seluruh kru kapal selam KRI Nanggala 402, istri, anak, dan orangtua.

Para keluarga korban berusaha saling menguatkan satu sama lain. Ada yang memanjatkan doa, ada yang terpaku, ada pula yang berusaha kuat.

Aksi Nagita Slavina Bagi-bagi Makeup Bikin Melongo Karyawan RANS, Isi Laci & Tanggal Expired Disorot

Suasana Pilu Tabur Bunga KRI Nanggala, Istri Serda Pandu Nyaris Pingsan, Baru Nikah 2 Bulan Berpisah

Suasana tabur bunga KRI Nanggala-402 Jumat 30 April 2021
Suasana tabur bunga KRI Nanggala-402 Jumat 30 April 2021 (TikTok @inisialm85)

Tampak ada keluarga korban yang jatuh pingsan karena tak kuat menahan kesedihan ditinggal anak dan suami tercinta.

Tak terkecuali, istri dan anak Serda Dwi Nugroho, awak KRI Nanggala 402 asal Rembang.

Serda Dwi wafat meninggalkan satu istri dan dua anak yang masih berusia 7 tahun dan 3 tahun.

Dalam video TikTok yang dibagikan istri Serda Dwi Nugroho, Afin ikut menaburkan bunga untuk sang ayah sambil digendong ibunya.

Sambil menggendong Afin, istri Serda Dwi Nugroho, Nopita Dwi Nugroho tak kuasa menahan tangisanya ketika menjelaskan kepada sang anak soal kepergian ayahnya.

"Afin pulang dulu," imbuh Afin mengulangi kata-kata sang ibunda dikutip dari video TikTok @inisialm85 tayang Jumat (30/4/2021).

Sambil mengucap kata-kata itu, Afin pun menaburkan bunga ke atas lautan.

Mendengar Afin ikut bicara, sang perekam video tampak tak bisa menahan tangisannya.

UPDATE Info Mudik & Titik Penyekatan di Malang Diperketat H-5, Ini Syarat Mudik Pakai Mobil Pribadi

Baca juga: Berita Arema Populer Minggu 2 Mei 2021: Tuntutan Pemain Selama Libur Lebaran, Agil Direkrut Persik

Istri dan anak Serda Dwi Nugroho awak KRI Nanggala 402
Istri dan anak Serda Dwi Nugroho awak KRI Nanggala 402 (TikTok @inisialm85)

Kemudian, istri Serda Dwi Nugroho meminta sang anak untuk berjanji tidak akan bertanya lagi soal sang ayah.

Pasalnya, kini ayah Afin, Serda Dwi Nugroho sudah tenang berada di surga.

"Afin gak nyari ayah lagi ya," ucap istri Serda Dwi Nugroho.

"Ayah udah ada di surga sama mas Rafli dan kakak Adi," tambahnya.

Setelah itu, istri Serda Dwi Nugroho dan Afin pun melambaikan tangan dan mengucapkan selamat tinggal.

"Dadah ayah, sehat ya ayah," pungkas Afin.

Berikut cuplikan video-nya:

Sementara itu Kementerian Sosial juga memberikan bantuan 100 juta kepada anak prajurit KRI Nanggala-402.

Selain itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini berjanji akan mempekerjakan anak-anak prajurit yang telah menamatkan perguruan tinggi untuk dapat bekerja di Kemensos dalam waktu dekat.

Selain Kemensos, santunan asuransi dari Bank Mandiri Taspen juga diberikan kepada 17 ahli waris Kru Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap ditunjuk PT Asuransi Angkatan Bersenjata Indonesia atau Asabri (Persero) sebagai mitra bayar hak manfaat Asabri untuk ahli waris keluarga Hak bayar manfaat itu berupa Program Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan beasiswa kepada kru Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Direktur Utama Bank Mantap, Elmamber P Sinaga, mengatakan seluruh jajaran Bank Mantap mengucapkan turut berduka cita atas korban gugurnya 53 personel on board Kapal Selam KRI Nanggala-402.

"Kami juga berterima kasih kepada pemerintah khususnya kepada ASABRI yang telah mempercayakan kepada Bank Mantap sebagai mitra bayar THT, JKK dan Beasiswa keluarga korban yang berada di Surabaya," kata Elmamber, Kamis (29/4/2021) disela penyerahan santunan yang digelar di hanggar Fasharkan Lanudal Juanda, Sidoarjo.

Direktur Utama Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), Elmamber P Sinaga (baju putih kedua dari kiri), saat menyerahkan santunan kepada ahli waris keluarga kru Kepal Selam KRI Nanggala-402 di hanggar Fasharkan Lanudal Juanda, Sidoarjo, Kamis (29/4/2021).
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), Elmamber P Sinaga (baju putih kedua dari kiri), saat menyerahkan santunan kepada ahli waris keluarga kru Kepal Selam KRI Nanggala-402 di hanggar Fasharkan Lanudal Juanda, Sidoarjo, Kamis (29/4/2021). (sri handi lestari/suryamalang.com)

Ada 17 ahli waris keluarga dari kru Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang menjadi mitra bayar Bank Mantap.

Mereka menerima  manfaat santuan dengan total sebesar Rp 398,476 juta untuk THT.

Sedangkan untuk JKK sebesar Rp 5,95 miliar dan Beasiswa sebesar Rp 360 juta.

"Penyerahan dana ini merupakan bagian dari program manfaat Asabri sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 54 Tahun 2020”, jelas Elmamber.

Diketahui PT Asabri sebelumnya berjanji akan memberikan santunan yang menjadi hak manfaat peserta yang menjadi korban Kapal Selam KRI Nanggala-402.

Reporter: Sri Handi Lestari/ Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM

Ikuti Berita Terkait Kapal Selam Nanggala Hilang Lainnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved