Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Masuk Zona Kuning, Warga Kota Batu Bisa Salat Ied Jamaah di Masjid dengan Syarat

Salat Idul Fitri 2021 di Kota Batu bisa dilaksanakan di masjid atau lapangan dengan syarat hanya berkapasitas 50 persen dari kapasitas penuh.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
PROKOPIM BATU
Pejabat Kota Batu rapat persiapan Salat Idul Fitri 2021 bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 2021 di Kota Batu bisa dilaksanakan di masjid atau lapangan dengan syarat hanya berkapasitas 50 persen dari kapasitas penuh.

Pemberlakuan kebijakan ini seiring dengan keluarnya SE Kemenag Nomor 7 Tahun 2021 dan status Kota Batu yang masuk zona kuning.

Dalam SE Kemenag Nomor 7 Tahun 2021, salah satu imbauannya adalah Salat Ied dilakukan di rumah masing-masing jika kondisi wilayah masuk zona merah.

Sedangkan untuk zona hijau dan kuning, tidak ada larangan namun wajib mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya berkapasitas hanya 50 persen saja.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengemukakan, Pemkot Batu juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam pertemuan secara virtual itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan SE 451/10180/012.1/2021 tentang Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri 1442/Hijriyah 2021 di saat masa pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Dalam SE itu, terdapat perbedaan dengan SE Kemenag. SE Gubernur Jawa Timur mengimbau agar khutbah berlangsung cepat maksimal 10 menit, sedangkan SE Kemenag, khutbah berlangsung secara singkat maksimal 20 menit.

"Untuk masyarakat Kota Batu, pelaksanaan harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Ini demi kebaikan bersama. Berdasarkan peraturan yang telah dikeluarkan dari tingkat pusat hingga provinsi, Pemkot Batu telah menyiapkan segala persiapannya," kata Punjul, Senin (10/5/2021).

Punjul juga mengimbau agar warga yang lanjut usia melaksanakan salat di rumah, termasuk orang yang sakit ataupun baru saja sembuh dari sakit.

Ia juga menambahkan seluruh masyarakat juga dilarang melakukan open house atau halal bihalal seperti masa sebelum pandemi covid-19.

Meski Salat Ied berjamaah di masjid diperbolehkan, namun ada larangan untuk melaksanakan takbir keliling berdasarkan SE Kemenag dan SE Gubernur Jawa Timur.

Sedangkan takbiran di masjid atau musala hanya berkapasitas 10 persen saja. Selebihnya, takbiran dilakukan secara virtual.

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati menegaskan seluruh tokoh agama (toga) di Kota Batu telah divaksin seluruhnya dengan vaksin Sinovac pada April lalu.

"Totalnya ada 431 toga se-Kota Batu. Sudah divaksin semua dan bisa melaksanakan kegiatan Salat Ied dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved