6 Kisah Nekat Pemudik Saat Larangan Mudik Lebaran: Ngaku Jalan Kaki Ternyata Bohong, Motor Lewat Tol
Terangkum enam kisah nekat pemudik di saat pemerintah memberlakukan aturan larangan mudik Lebaran 2021.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Dyan Rekohadi
Diberitakan Wartakotalive.com, bahkan ada pemudik yang juga nekat melawan arus.
Hingga akhirnya pihak kepolisian membuka barikade penyekatan tersebut, agar situasi tidak semakin parah.
2. Satu Keluarga Jalan 6 Hari ke Bandung Ternyata Bohong

Baca juga: Info Mudik dan Titik Penyekatan di Malang: Stasiun Malang Sisi Timur Dibuka, Tak Ada Takbir Keliling
Baca juga: Pantauan Hilal Penentuan 1 Syawal 1442 Hijriah di Bukit Condrodipo Gresik Sore ini oleh LF PCNU
Satu keluarga yang terdiri dari ayah , ibu dan dua anak nekat pulang kampung berjalan kaki dari Gombong ke Bandung.
Dani (38) dan istrinya Masitoh Aninur Lubis (36) dua anaknya yang masih balita, Manpa (3 tahun 8 bulan) dan Hanum (1 tahun 5 bulan), bahkan menghabiskan waktu 6 hari untuk pulang kampung ke Bandung.
Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran tidak adanya biaya yang mencukupi.
Untuk mudik saja mereka hanya membawa uang Rp 120 Ribu.
Warga Soreang tersebut juga tak memiliki uang setelah dipecat dari tempatnya bekerja.
Dikutip dari TribunJabar.com, Dani dan keluarganya berangkat dari Gombong Minggu (2/5/2021) sore.
Jumat (7/5/2021) siang menjelang jumatan, Dani sekeluarga sudah sampai di Jl Ahmad Yani, Lingkungan Bolenglang, RT 03/05, Ciamis.
Mereka sedang berteduh di bawah pohon rindang di sisi jalan raya jalur selatan.
Kondisi mereka cukup lusuh karena telah menempuh perjalanan jauh.
Mereka menggunakan sandal jepit yang juga lusuh.
“Beginilah sehari-harinya, kalau lagi capek langsung berhenti. Kemudian terus melanjutkan perjalanan lagi,” ujar Dani.
Setelah viral, ternyata kisah pemudik viral jalan kaki dari Gombong ke Bandung ternyata bohong.