Berita Jombang Hari Ini

KRONOLOGI Gerombolan Bermobil Aniaya dan Ancam Mahasiswi Sekaligus Aktivis Perempuan di Jombang

Women's Crisis Center (WCC) Jombang membeber kronologi kekerasan pada korban seorang aktivis perempuan, Rani alias MS (23) ,Minggu (9/5/2021)

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Direktur Women's Crisis Center (WCC) Jombang, Ana Abdillah. 

"Kami sudah dengan dinas terkait bagaimana korban ini aman," terangnya.

Sempat 'Ditolak' Saat Melapor ke Polres Jombang

Kasus kekerasan terhadap aktivis perempuan sekaligus mahasiswi yang dilakukan oleh segerombolan orang kini dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Teguh Setiawan mengatakan pihaknya telah menerima pelimpahan berkas laporan dari Polsek Ploso terkait kasus penganiayaan terhadap aktivis perempuan tersebut.

"Sudah kami terima sekarang masih pendalaman pemeriksaan tambahan korban karena baru kemarin dilimpahkan ke Polres," ujarnya saat dikonfirmasi SURYAMALANG.COM melalui seluler, Selasa (11/5/2021).

Teguh mengklarifikasi saat laporan korban di Polres Jombang justru diarahkan ke Polsek Ploso.

Dia menerangkan korban saat itu tidak membawa bukti-bukti karena itulah yang bersangkutan diminta membawa kardus Handphone dan kartu identitas KTP.

Ini sebagai bukti kepemilikan Handphone yang dirampas oleh pelaku penganiayaan.

"Akhirnya yang bersangkutan melapor ke Polsek Ploso dan diterima. Namun karena Polsek Ploso tidak ada kewenangan menyidik maka kami tarik dan dilimpahkan kemarin Senin siang," jelasnya.

Dia menjelaskan seseorang mengembalikan Handphone milik korban di Polsek Ploso.

Pihaknya belum dapat memastikan terkait motif perampasan Handphone dan penganiayaan terhadap korban aktivis perempuan tersebut.

"Jadi setelah diambil itu tidak lama kemudian diserahkan ke Polsek sama pelakunya dan Handphone yang bersangkutan diamankan sebagai barang bukti," terangnya.

Berdasarkan pengakuan korban bahwa yang bersangkutan dibenturkan ke tembok oleh pelaku.

Selain itu, pihaknya juga tidak berani menyimpulkan pelaku adalah orang suruhan yang berkaitan dengan pondok di Ploso.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved