Nasional

Kronologi Kematian PSK Online yang Merawat 7 Anak di Semarang, Dibunuh Seusai Intim, Kamar Dibakar

Kronologi Kematian PSK Online yang Menghidupi 7 Anak di Semarang, Dibunuh Usai Layanan Intim di Kos

Editor: Eko Darmoko
tribun jateng
Dua pembunuh PSK online di Semarang, Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23), dan Ibnu Setiawan. 

SURYAMALANG.COM - Tabir misteri kematian cewek open BO atau PSK Online, Alip Surani alias Ratna (31), akhirnya terungkap.

Perempuan yang menghidupi enam anak kandung dan satu anak angkat ini (total tujuh anak), meninggal dunia karena dibunuh.

Ratna bukan meninggal dunia karena kebakaran yang disebabkan oleh AC di kamarnya, namun kebakaran tersebut adalah karena rekayasa.

Ketika ditemukan meninggal dunia, kamar kos Ratna dalam kondisi terbakar.

Ia ditemukan tewas di kamar kosnya di Kelurahan Bojongsalaman, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Pelaku berjumlah dua orang. Mereka membunuh korban lantaran ingin menguasai barang milik korban, dikutip SURYAMALANG.COM dari Tribun Jateng.

Baca juga: Hidupi 6 Anak Kandung dan 1 Anak Angkat dari Hasil Open BO, PSK Online Tewas di Kamar yang Terbakar

Baca juga: Misteri Kematian Cewek Open BO, Status WA Terakhir Mengaku Senang Rame Pelanggan, Kamar Kos Terbakar

Pelaku yang merupakan pria hidung belang atau pelanggan dari Ratna tersebut terekam CCTV saat datang maupun meninggalkan kos.

Ada dua pelaku pada aksi pembunuhan yang terjadi pada, Jumat, (7/5/2021) lalu.

Dua pelaku tersebut diketahui Daffa Dhiyaulhaq Kurniawan (23), dan Ibnu Setiawan (19).

Keduanya mendapat hadiah timah panas di kaki saat ditangkap di Kosan Jalan Cikrapyak, RT 2 RW 7, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (11/5/2021).

Selain menangkap tersangka, Polisi menyita dua HP milik tersangka, uang tunai hasil penjualan ponsel milik korban, dua pakaian yang dipakai tersangka Daffa, serta korban saat kejadian dan puluhan butir pil koplo.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan pada rekamam CCTV terlihat kedua tersangka tersebut datang bersama ke kos yang ditempati Ratna.

Namun yang masuk ke dalam kos itu adalah Daffa, dan Ibnu menunggu di luar.

"Daffa masuk ke kamar kos korban. Kemudian tersangka keluar setelah melakukan kejahatan," ujarnya saat gelar perkara didampingi Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana, Rabu (12/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved