Selasa, 19 Mei 2026

Serangan Israel pada Palestina Berlanjut, Ulama Indonesia Serukan Warga Muslim Baca Doa Ini

Ulama Indonesia serukan umat muslim membaca doa ini atas serangan Israel pada warga Palestina

Tayang:
Penulis: Bebet Hidayat | Editor: Bebet Hidayat
AFP PHOTO/QUSAY DAWUD/Kompas.com
Asap tebal dan api membumbung dari menara Al-Sharouk saat runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza Palestina pada 12 Mei 2021 

Serangan udara yang diluncurkan menciptakan kawah yang memblokir jalan utama menuju ke Shifa, rumah sakit terbesar di Jalur Gaza.

Sejumlah upaya dilakukan untuk gencatan senjata sementara yang memungkinkan petugas medis di Gaza memulihkan warga yang menjadi korban dan orang-orang yang masih tertimbun runtuhan bangunan.

Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan darurat pada Minggu malam waktu setempat (16/5/2021) untuk membahas bentrokan terburuk yang pecah dalam beberapa tahun belakangan.

Diplomasi sejauh ini gagal menghentikan pertumpahan darah.

Baca juga: Ketegangan di Masjid Al Aqsa Berlanjut, Israel Kobarkan Serangan Udara, Palestina Balas dengan Roket

Serangan Sabtu

Pada Sabtu (15/5/2021), bom Israel menghantam gedung 12 lantai yang salah satunya berisi kantor berita AS, Associated Press (AP).

Beberapa jam setelah itu, Netanyahu mengatakan bahwa Presiden AS Joe Biden telah menawarkan "dukungan yang jelas dan tegas" selama panggilan telpon mereka.

Gedung Putih mengatakan Biden telah "menegaskan kembali dukungannya yang kuat kepada Israel" untuk membela diri dan juga "menyuarakan keprihatinan tentang keselamatan dan keamanan jurnalis".

Pada Sabtu itu, serangan udara Israel di Gaza membunuh 8 saudara sepupu yang masih muda, yang berkumpul untuk merayakan Idul Fitri bersama para ibu mereka.

Di Tel Aviv dan pinggiran kota serta di Israel selatan, sirene peringatan tembakan roket berbunyi. Sekitar 10 orang terluka saat berlindung, kata petugas medis.

Pada Sabtu malam itu juga, Netanyahu mengatakan Israel "masih di tengah-tengah operasi ini, masih belum berakhir dan operasi ini akan berlanjut selama diperlukan".

Melanggar hukum

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mengingatkan "semua pihak bahwa setiap penargetan sipil dan struktur media secara sembarangan melanggar hukum internasional dan harus dihindari dengan segala cara", kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Sejak bentrokan dimulai pada Senin (10/5/2021), setidaknya 41 anak tewas di Gaza. Jumlah anak yang tewas 30 persen dari total korban, menurut pejabat setempat.

Hamas, Jihad Islam dan kelompok militan lainnya telah menembakkan sekitar 2.300 roket dari Gaza sejak Senin, kata militer Israel pada Sabtu.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved