Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Warga Wringinanom dan Suku Tengger Malang Panjatkan Doa di Tempat Laka Maut Poncokusomo

Warga Desa Wringinanom bersama masyarakat adat Suku Tengger memanjatkan doa di tempat kejadian kecelakaan maut mobil pikap tabrak pohon di Malang

istimewa/warga
Puluhan warga Desa Wringinanom bersama masyarakat adat Suku Tengger, Gubuklakah, Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang, memanjatkan doa di tempat kejadian kecelakaan maut mobil pikap tabrak pohon, Selasa (1/5/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Warga Desa Wringinanom bersama masyarakat adat Suku Tengger, Gubuklakah, Ngadas, Poncokusumo, memanjatkan doa di tempat kejadian kecelakaan maut mobil pikap tabrak pohon, Selasa (1/5/2021).

Warga menyebut gelaran doa bersama sebagai kegiatan selamatan.

"Selamatan digelar untuk memanjatkan doa kepada tuhan, semoga kejadian yang sama tidak terjadi kembali di area itu," beber Kepala Desa Wringinanom, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Achmad Muslimin ketika dikonfirmasi.

Doa-doa serta tabur bunga dilakukan tepat di titik kecelakaan Jalan Raya Dusun Simpar, Desa Wringinanom.

Para dengan latar belakang agama yang beragam memanjatkan doa menurut keyakinan masing-masing.

"Ada yang membawa ayam ingkung, tumpeng, serta bunga tujuh rupa. Kemudian kami makan bersama dan bunganya ditabur di area kejadia perkara," papar Muslimin.

Menurut Muslimin, jalan yang menjadi TKP kecelakaan maut yang menewaskan 8 orang itu merupakan akses menuju TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru).

Ia meminta para pengguna jalan berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Terakhir, Muslimin berharap tidak ada lagi peristiwa kecelakaan di jalanan desanya.

"Maka semoga dengan acara ini kedepan tidak terjadi lagi peristiwa yang sama," tutur Muslimin.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved