Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

BMKG Karangkates Malang: Subduksi Serentak Berpotensi Picu Gempa Besar

Stasiun BMKG Karangkates memberikan penjelasan ilmiah terkait besaran potensi magnitudo gempa bisa sebesar 8,7 SR.

Korem 083 Baladhika Jaya
Ilustrasi - Personel Korem 083/Baladhika Jaya membersihkan puing bangunan rumah terdampak gempa di Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Stasiun BMKG Karangkates memberikan penjelasan ilmiah terkait besaran potensi magnitudo gempa bisa sebesar 8,7 SR.

Besarnya skala magnitudo suatu gempa tergantung pada jenis pergerakan subduksi.

"Di Selatan Jawa terdapat subduksi. Ketika melepaskan energi secara serentak itu potensinya segitu (8,7 SR). Itu skenario terburuk ketika energi dilepaskan secara bersamaan. Tetapi kalau gempanya kecil potensinya berkurang," ujar Kepala Stasiun BMKG Karangkates, Mamuri ketika dikonfirmasi.

Secara definisi, Mamuri menerangkan subduksi merupakan pergerakan lempeng yang dinamis.

"Subduksi itu, Indonesia diapit empat lempeng tektonik besar. Bagian dari lempeng Eurasia. Pergerakan-pergerakan energi membuat patahan. Ketika patah itulah terjadinya gempa bumi. Begitu prosesnya," ungkapnya.

Arah pergerakan subduksi di bawah laut juga mempengaruhi timbulnya tsunami.

"Karena subduksinya berada di laut ada potensi pula terjadi tsunami. Kalau patahannya naik dan gempa di atas magnitude 7 SR itu akan terjadi tsunami," jelas Mamuri.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved