Dituduh Selingkuh, Reni Dihajar Suami Siri Selama 8 Jam, Ada Benda Asing Masuk Kemaluan
Sahrudin (44) tegas menghajar istri sirinya, Reni (44) sampai babak belur di Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Kabypaten Banyuasin.
SURYAMALANG.COM - Sahrudin (44) tegas menghajar istri sirinya, Reni (44) sampai babak belur di Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung, Kabypaten Banyuasin.
Penyiksaan itu mengakibatkan Reni mengalami muka lebam hitam, bibir bengkak, dan penuh sundutan rokok.
Sang suami menyiksa Reni selama delapan jam tanpa henti.
Sahrudin tega mencukur habis rambut Reni secara tak beraturan, memukul wajah sampai bagian bawah kelopak mata kanan dan kiri lebam, dan bibirnya bengkak.
Reni juga mendapat luka sundutan rokok di pipi kirinya.
Sahrudin menikahi Reni secara siri pada 6 tahun lalu.
Reni rela pindah dari Mesuji, Lampung ke Banyuasin, Sumatera Selatan demi ikut suami sejak awal menikah.
Ibu rumah tangga ini menjalani momen-momen indah pada masa-masa awal pernikahan.
Namun, semua itu hilang secara berlahan.
Bahkan akhir-akhir ini kehidupan Reni tak lepas dari siksaan sang suami.
Puncaknya, Sahrudin mulai menyiksa Reni tanpa ampun pada Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.
Sahrudin menggunakan semua alat untuk memukuli Reni agar mengaku selingkuh dengan pria lain.
"Saya disundut rokok, rambut saya dibotaki, dan saya dikencingi," kata Reni di Polres Banyuasin, Sabtu (5/6/2021).
Reni tidak pernah tahu alasan Sahrudin menuduh selingkuh dengan pria lain.
"Katanya, dia cemburu. Tapi saya tidak tahu dia cemburu sama siapa," sambung Reni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/heboh-nenek-70-tahun-ditampar-ketua-rt-berawal-dari-bansos-beras-30-kg-hingga-berakhir-mediasi.jpg)