Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

MPR RI Cari Masukan PPHN dari 10 Pakar Universitas Brawijaya

Sebanyak 10 orang pakar dari berbagai lintas keilmuan di Universitas Brawijaya (UB) memberikan masukan pada MPR RI.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: isy
sylvianita widyawati/suryamalang.com
Wakil Ketua MPR RI, Prof Dr Ir Fadel Muhammad, bersama 10 pakar Universitas Brawijaya (UB) mencari masukan tentang Pokok-Pokok Haluan Negara di FIA UB, Senin (7/6/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sebanyak 10 orang pakar dari berbagai lintas keilmuan di Universitas Brawijaya (UB) memberikan masukan pada MPR RI.

Dalam hal ini diwakili oleh kehadiran Prof Dr Ir Fadel Muhammad, Wakil Ketua MPR RI saat datang ke FIA UB, Senin (7/6/2021).

Kegiatan itu terkait usulan tentang perlu dihidupkannya kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Banyak pendapat mengatakan bahwa suatu bentuk GBHN diperlukan demi menyelaraskan program-program yang akan dijalankan oleh pemerintah pusat dan daerah, baik di tingkat provinsi hingga kota/kabupaten.

Sehingga inefisiensi anggaran negara dan sumber daya pembangunan nasional lainnya dapat dihindari. 

"Masukan-masukan para pakar nanti akan dirangkum oleh Dekan FIA UB, Andi Fefta untuk Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN)," jelas Fadel Muhammad pada wartawan.

Tak hanya ke UB, perwakilan MPR RI juga ke PTN lainnya, seperti ke Unair dan ITB.

Pertemuan dengan 10 pakar itu dipimpin  Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD, Dekan FIA UB

Sedangkan sepuluh orang pakar yang Prof Dr dr Sri Andarini MKes (Pakar Kesehatan Masyarakat Fak. Kedokteran).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved