Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Konfirmasi Disnaker Kota Malang Soal TKW Kabur Sebut PT Central Karya Semesta (CKS) Belum Berizin

sebanyak lima calon TKW kabur dari lantai empat Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT CKS yang terletak di Jalan Rajasa Malang

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
edgar
Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kerjaan dan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Erik Setyo Santoso 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kerjaan dan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyebut, bahwa PT Central Karya Semesta (CKS) belum berizin.

Hal tersebut didapati, setelah tim gabungan dari Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Disnaker Provinsi Jawa Timur dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terjun langsung ke lapangan usai mendengar kabar ada calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang kabur.

"PT tersebut belum berizin. Ini sudah kami kroscek, dan sekarang masih dalam proses investigasi yang sedang dilakukan," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Kamis (10/6/2021).

Dengan tidak adanya izin tersebut, Erik akan melihat terlebih dahulu hasil pengawasan tim gabungan yang ada di lapangan.

Dikarenakan, ada sejumlah poin pokok dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut, di antaranya ialah terkait dengan aspek legalitas izin usaha, keabsahan, syarat dan ketentuan sebagai lembaga atau penyedia tenaga kerja.

"Intinya kita lihat dulu permasalahan yang terjadi di lapangan, terutama hubungan antara calon tenaga kerja dan PT yang bersangkutan," ucapnya.

Pria yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang menambahkan, bahwa pengawas ketenagakerjaan dari Disnaker Provinsi Jawa Timur dan BP2MI yang nantinya dapat memberikan sanksi kepada PT tersebut.

Sanksi tersebut berupa pembekuan sebagai penyalur tenaga kerja.

"Secara fasilitas ketenagakerjaan kami belum sampai disana. Itu wewenangnya pengawas ketenagakerjaan. Sementara untuk yang unsur pidana, itu domain dari kepolisian," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved