Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Malang Muhammad Sanusi Merespon Protes Wacana Industri Kelapa Sawit

Desakan penggiat lingkungan agar Pemkab Malang segera melakukan kajian lingkungan wacana industrialisasi kelapa sawit ditanggapi oleh Bupati Malang

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Perkebunan kelapa sawit di Bandungrejo, Bantur, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Desakan penggiat lingkungan agar Pemkab Malang segera melakukan kajian lingkungan wacana industrialisasi kelapa sawit ditanggapi oleh Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

Isi tanggapan Sanusi hanya mengkiaskan kajian lingkungan sawit akan dilakukan. Namun untuk target realisasi, Sanusi tak menjelaskannya secara gamblang.

"Iya nanti kita kaji, itu tanggung jawab pabrik yang akan mendirikan. Kabupaten (Pemkab Malang) hanya menyiapkan sarana," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM.

Terkait mencuatnya protes industrialisasi sawit si Malang Selatan oleh masyarakat, Sanusi tak memilih tak ambil pusing.

"Itu haknya mereka (protes). Sementara ini kan komentarnya simpang siur tapi saya biarkan saja. Nanti akan bergulir sendiri," beber Sanusi.

Pengusaha tebu asal Gondanglegi ini mengajak masyarakat memahami konteks perkebunan sawit yang tak ubahnya sebuah lahan hijau. Ia menilai sawit tidak merusak lingkungan.

"Lahan hijau itu apa bukan sawit? Jadi harus dipahami konteks menyeluruh. Lahan hijau itu juga sayur, buah-buahan, sawit itu hijau semua. Tidak ada tanaman padi yang mau ditanami tanaman sawit," tegas Sanusi.

Sebagai orang nomor 1 di Kabupaten Malang, Sanusi menyiratkan dirinya mendukung adanya industri kelapa sawit di Malang Selatan.

Ia menceritakan awal mula wacana industrialisasi kelapa sawit. Saat itu Sanusi tengah berdialog dengan Darmin Nasution saat masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Ketika ditawari penempatan pabrik industri sawit, Sanusi menyanggupinya dan menyatakan wilayah Kabupaten Malang siap dijadikan industri kepala sawit.

"Dari awal pembicaraan yakni menteri ekonomi Darmin Nasution (2019). Saat itu rakor bupati se Jawa Timur bersama Gubernur, lalu menanyakan daerah mana yang siap ditempati pabrik sawit. Saya sampaikan (Kabupaten) Malang siap karena sudah ada tanaman sawit di Malang Selatan," ungkap Sanusi.

Di Malang Selatan, lahan perkebuna sawit sudah ada tersebar di beberapa wilayah seperti Kecamatan Bantur dan Kecamatan Gedangan.

"Saya hanya mengembangkan apa yang sudah ada, untuk menyambut program pemerintah," sebut Sanusi.

Kini Pemkab Malang menunggu keputusan apapun terkait realisasi wacana industri kelapa sawit di Malang Selatan.

"Tergantung kemampuan pusat, kalau mau dirikan ya silahkan. Titiknya juga masih belum, masih pembicaraan intens antar kementrian," tutup Sanusi.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved