Minggu, 19 April 2026

Ibu dan Anak Tewas Berpelukan dalam Kebakaran Rumah di Riau, Sempat Terdengar Jeritan Bocah

Seorang ibu dan anak perempuannya yang berusia 6 tahun tewas berpelukan dalam kebakaran rumah di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuansing, Riau

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Seorang ibu dan anak perempuannya yang berusia 6 tahun tewas berpelukan dalam kebakaran rumah di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuansing, Riau, Minggu (20/6/2021) sekira pukul 00.30 WIB.

Sedangkan dua anak lain selamat, yaitu EK (12) dan RA (9).

EK dan RA harus menjalani perawatan di RSUD Teluk Kuantan karena mengalami luka bakar.

"Suami korban kerja di luar kota," kata kata Alda, warga setempat kepada Tribunpekanbaru.com.

Kebakaran pertama kali diketahui warga bernama Roki dan Joni yang pulang sehabis nonton bola.

Ketika lewat lokasi, dua orang ini melihat rumah korban sudah dalam kondisi terbakar.

Kemudian Joni membangunkan warga yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban.

Rumah korban dengan rumah penduduk memang agak berjauhan.

Korban juga berjualan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan, seperti pertalite dan sebagainya.

Selain itu, rumah korban semi permanen.

Tiba-tiba Roki mendengar jeritan anak kecil dari dalam rumah.

Roki langsung mendobrak pintu, dan mengeluarkan dua anak yang sebagian badannya dalam kondisi terbakar.

"Beberapa saat kemudian personel Polsek Cerenti datang. Polisi dan warga berjibaku memadankan api, dan mengevakuasi korban selamat ke IGD Puskesmas."

"Kemudian dua korban dirujuk ke RSUD Taluk," kata AKP Wan Mantazakka, Kapoksek Cerenti.

"Karena rumah terbuat dari kayu, api cepat melahapnya. Dua orang meninggal, dan 2 orang mengalami luka bakar berat," katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved