Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

RSUD Dr Soetomo Surabaya Buka Rekrutmen Relawan Transporter dan Pemulasara Jenazah

RSUD Dr Soetomo Surabaya membuka lowongan relawan transporter dan pemulasara jenazah sebanyak 15 orang

Penulis: sulvi sofiana | Editor: isy
Surya Malang
Kepala PKRS dan Humas RSUD Seotomo dr Pesta Parulian. 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Sulvi Sofiana
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Dengan semakin meningkatnya kasus positif Covid-19, pasien yang datang di Instalasi Gawat Darurat sudah dalam kondisi kritis, maka lonjakan kematian sulit terhindarkan.

Untuk itu, Kepala PKRS dan Humas RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Pesta Parulian mengungkapkan pihaknya membuka lowongan relawan transporter dan pemulasara jenazah sebanyak 15 orang.

"Ini upaya kami memberikan pelayanan jenazah yang layak dimana peran pemulasara dan transporter jenazah sangat diperlukan," ujarnya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Beredar Foto RSUD Dr Soetomo Surabaya Penuh Jenazah Pasien Covid-19, Direktur: Sehari 27 Meninggal

Dr Pesta merinci syarat pemulasara dan transporter jenazah di antaranya laki-laki, sehat jasmani dan rohani, usia maksimal 35 tahun, dan endidikan minimal SMA sederajat.

"Kepada calon relawan yang berminat dan memenuhi kriteria akan diberikan pelatihan dasar pemulasaraan dan transport jenazah penyakit menular, hingga aman bagi yang bersangkutan dan orang di sekitarnya," lanjutnya 

Selama ini selain melayani pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di RSUD Dr Soetomo, RSUD milik Pemprov Jatim ini juga melayani pemulasaraan jenazah yang berasal dari kiriman Dinas Sosial dan Puskesmas di Surabaya dan sekitarnya. 

"Mulai Januari sampai 28 Juni 2021 ini telah menerima sebayak 93 jenazah, di mana jumlah terbanyak pada minggu-minggu terakhir Juni 2021 dengan rata-rata 5 jenazah per hari,"urainya.

Selain itu, di RSUD Dr Soetomo terjadi peningkatan pemulasaraan jenazah pada minggu-minggu terakhir bulan Juni 2021, dengan rata-rata 15-20 jenazah per hari. 

"Hal ini tentu memakan waktu yang lama dalam penyelesaian pemulasaraan yang rata-rata tiap jenazah memerlukan waktu 1,5-2 jam,"lanjutnya.

Untuk memberikan pelayanan yang manusiawi dan mempercepat layanan, RSUD Dr Soetomo membuat 'Depo Jenazah' di mana jenazah pasien Covid-19 di tempatkan dalam satu ruangan di Bagian Forensik, diidentifikasi, dan dilakukan pemulasaraan, serta disalatkan dengan urutan berdasarkan pada waktu kematian.

"RSUD Dr Soetomo bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota dan Dinas Sosial Kota Surabaya untuk mempercepat layanan dengan mengupayakan tempat pemulasaraan terpisah,"tegasnya.

Selain hal tersebut, penyediaan peti mati dan ambulan juga ditambah dengan menyewa ambulan swasta.

Ia berharap jika ada Instansi swasta yang berkeinginan untuk membantu CSR tentunya akan diterima.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved