Breaking News:

Akhir Tragis Pawang Berjuluk Manusia Ular di Filipina, Ngaku Kebal Bisa, Kini Tewas Tergigit Kobra

Bernardo Alvarez (62) atau 'Manusia Ular' tewas akibat lidahnya digigit ular kobra di Filipina.

Editor: Zainuddin
Ilustrasi. 

Petugas Kesehatan Provinsi, Dr Anna de Guzman mengatakan racun ular dapat menyebabkan kelumpuhan pada manusia.

"Kelumpuhan ini bisa menghentikan pernapasan korban, mempengaruhi aliran oksigen dalam tubuh, dan akhirnya menghentikan detak jantung," kata Anna.

Petugas medis bergegas untuk menyelamatkan Bernardo.

Tapi, Bernardo tidak lagi responsif dan tubuhnya sudah kaku karena efek racun.

Suadara perempuan Bernardo, Teresa Oca berkata polisi dan dokter datang untuk memeriksa Bernardo.

"Mereka memberi tahu kami bahwa dia tidak memiliki denyut nadi sehingga mereka mencoba mengembalikan detak jantungnya."

"Tetapi mereka tidak berhasil karena racun kobra terlalu kuat. Kami tidak tahu bagaimana kami bisa menerima kejadian ini," kata Teresa.

Pemakaman dilakukan oleh keluarga Bernardo di rumah mereka.

Dia dijadwalkan akan dimakamkan minggu ini.

Kobra Filipina Utara dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di dunia.

Racunnya langsung menyerang sistem pernapasan korbannya sehingga satu gigitan bisa sangat mematikan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pawang Ular di Filipina Tewas Digigit Kobra, Sempat Mengaku Kebal Bisa, https://www.tribunnews.com/internasional/2021/07/16/pawang-ular-di-filipina-tewas-digigit-kobra-sempat-mengaku-kebal-bisa?page=all

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved