Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Pengusaha Tionghoa Suplai Paket Makanan bagi Warga Kota Mojokerto yang Isolasi Mandiri

Sebanyak puluhan pengusaha Tionghoa menyediakan bantuan paket makanan untuk masyarakat di Kota Mojokerto yang menjalani Isolasi Mandiri

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: isy
mohammad romadoni/suryamalang.com
Warga Tionghoa mengolah makanan siap saji untuk warga Isoman di Kota Mojokerto. 

Berita Mojokerto Hari Ini
Reporter: Mohammad Romadoni
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MOJOKERTO - Sebanyak puluhan pengusaha Tionghoa menyediakan bantuan paket makanan untuk masyarakat di Kota Mojokerto yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) akibat terpapar Covid-19.

Bantuan makanan itu berupa lauk pauk siap saji dan buah-buahan yang distribusi langsung oleh warga Tionghoa mayoritas pengusaha kuliner itu dengan menggunakan sepeda motor ke rumah masing-masing warga Isoman tersebut.

Salah satu pengusaha Tionghoa, Bagus Majoki (48) mengatakan bantuan paket makanan untuk warga Isoman ini menyusul adanya salah satu anggota perkumpulan pengusaha kuliner yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Keprihatinan kami karena ada salah satu teman kita yang meninggal dari pengusaha kuliner," ungkapnya, Jumat (16/7/2021).

Menurut dia, pihaknya memanfaatkan ruangan produksi roti di Gedangan Gang II menjadi dapur umum untuk memasak makanan siap saji yang nantinya dibagikan bagi puluhan Kepala Keluarga (KK) yakni dua kali sehari, pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB.

"Paket makanan variatif setiap hari, ada tambahan susu, snack dan buah tadi juga sudah ada bantuan dari sesama pengusaha berupa 50 kilogram ikan bandeng,"jelasnya.

Dikatakannya, bagi warga yang membutuhkan bantuan paket makanan ini dapat menghubungi koordinator dengan melampirkan kartu identitas asli warga Kota Mojokerto.

"Jadi masyarakat yang membutuhkan  menghubungi dan melampirkan foto hasil Swab antigen atau PCR dan foto KTP nanti akan langsung kita suplai makanan," ucap Bagus.

Dikatakannya, bantuan makanan ini dinamakan gerakan 'Dapur Sosial' menggunakan dana patungan senilai Rp.5 juta.

Selain itu, pihak panitia juga bekerjasama dengan Wihara Buddhayana Mojokerto guna memenuhi permintaan obat-obatan dan konsultasi dokter. 

"Kami suplai selama yang bersangkutan menjalani isoman yang biasanya selamat 14 hari," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved