Breaking News:

Berita Tuban Hari Ini

Mensos Risma Kaget Harga Beras BPNT di Tuban Rp 11 Ribu/Kg, 'Harusnya Bisa Rp 9 Ribu'

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, kaget mendengar harga beras bantuan pangan non tunai (BPNT) di Tuban, yang mencapai Rp 11 ribu per kilogram

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: isy
mochamad sudarsono/suryamalang.com
Menteri Sosial Tri Rismaharini marah saat mengecek penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7/2021). 

Berita Tuban Hari Ini
Reporter: Mochamad Sudarsono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | TUBAN - Menteri Sosial, Tri Rismaharini, kaget mendengar harga beras bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kabupaten Tuban, yang mencapai Rp 11 ribu per kilogram. 

Hal itu diketahui saat mengecek penyaluran BPNT di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7/2021). 

Ia saat itu menanyakan jatah yang didapat keluarga penerima manfaat (KPM) Kastini (57) warga setempat, perihal beras yang didapat setiap bulannya. 

Kepada Risma, KPM tersebut mengaku mendapat bantuan Rp 400 ribu untuk dua bulan, Juli-Agustus, yang diwujudkan beras 30 kilogram untuk dua bulan, seharga Rp 11 ribu per kilogram total Rp 330 ribu.

Lalu telur 2 kg seharga Rp 52 ribu dan tempe Rp 18 ribu. 

"Mestinya paling mahal beras Rp 10 ribu sudah bagus untuk KPM," ujar Risma tanpa menyebut kualitas jenis beras. 

Mantan Wali Kota Surabaya itu lantas bertanya kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky yang ada di sampingnya. 

Ia pun menebak harga beras beras ada di kisaran Rp 9 ribu dan dibenarkan Bupati. 

Adanya kejanggalan harga itu membuatnya geram, hingga berjanji akan membongkar temuan tersebut. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved