Berita Nganjuk Hari Ini

Pemkab Nganjuk Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak-Anak

Pemkab Nganjuk mulai melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap anak-anak pelajar.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: isy
ahmad amru muiz/suryamalang
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat melihat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMKN 2 Nganjuk. 

Berita Nganjuk Hari Ini
Reporter: Ahmad Amru Muiz
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | NGANJUK - Pemkab Nganjuk mulai melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap anak-anak.

Dalam tahap awal sebanyak 500 siswa di SMKN 2 Nganjuk mendapatkan vaksin covid-19.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi, mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 terhadap anak-anak merupakan bagian dari upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Nganjuk.

Dengan demikian target pencapaian herd immunity di Nganjuk bisa segera bisa diwujudkan.

"Vaksin Covid-19 yang diberikan kepada anak-anak ini juga sebagai upaya untuk memenuhi persyaratan kegiatan belajar tatap muka nantinya," kata Marhaen Djumadi, Kamis (5/8/2021).

Dijelasksan Marhaen , pihaknya dalam kegiatan vaksinasi covid-19 di Nganjuk mengharapkan agar segera mencapai target sekitar 60 persen dari jumlah warga bisa tercapai.

Meskipun hingga kini, vaksinasi covid-19 di Nganjuk baru tercapai kisaran 20 persen.

"Dan kami harapkan di bulan Agustus ini vaksinasi covid-19 semakin dikebut sehingga harapan 60 persen warga Nganjuk dapat vaksin bisa terwujud," ucap Marhaen Djumadi.

Hanya saja, dikatakan Marhaen, adanya kendala pasokan vaksin Covid-19 yang belum memenuhi kebutuhan masih menjadi kendala dalam pencapaian target vaksinasi Covid-19 di Nganjuk.

Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar ada penambahan kuota vaksin covid-19.

"Jadi upaya itu yang juga akan kami lakukan dalam upaya percepatan vaksin covid-19 di Nganjuk," ucap Marhaen Djumadi.

Sementara itu, ungkap marhaen Djumadi, pihaknya selalu mengingatkan meskipun sudah mendapat vaksin Covid-19 , warga tetap harus patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

Ini dikarenakan meski telah divaksin bukan berarti tubuh menjadi kebal dari covid-19.

"Contohnya ya kami sendiri ini, meski sudah mendapat vaksin tetap saja masih positif covid beberapa waktu lalu," ujar Marhaen Djumadi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved