Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pemkot Batu dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Lindungi Seluruh Pekerja di Kota Batu

Pemerintah Kota Batu dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang Raya bekerjasama untuk melindungi para tenaga kerja

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Pemerintah Kota Batu dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang Raya bekerjasama untuk melindungi para tenaga kerja di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Malang Raya bekerjasama untuk melindungi para tenaga kerja di Kota Batu.

Ruang lingkup kerjasama tersebut meliputi peningkatan kepesertaan program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Lalu perluasan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi pemberi kerja penyelenggara negara, pemberi kerja selain penyelenggara negara dan setiap orang selain pemberi kerja, pekerja dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mewakili Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, dinas terkait akan menindaklanjuti hasil kerjasama tersebut. Di antaranya adalah dinas pada bidang sosial dan ketenagakerjaan. Pasalnya, telah ada payung hukum yang menjadi landasan pelaksanaan program.

“Segera ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ujar Punjul, Kamis (19/8/2021).

Kata Punjul, ada lebih dari 189 ribu untuk pekerja di Kota Batu. Mereka bekerja di banyak sektor. Sedangkan di bidang sosial, ada sekitar 400 orang yang terdaftar.

“Harapan kami, setelah ada kerjasama ini, ditindaklanjuti oleh seluruh OPD yang ada. Ada beberapa sektor tadi yang disampaikan secara lengkap oleh BPJS Ketenagakerjaan agar bisa ditindaklanjuti,” kata Punjul.

Kerjasama ini menjamin hak-hak pekerja. Oleh sebab itu, diharapkan semua pekerja di Kota Batu terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan di Kota batu disarankan mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Setelah ini Pemkot Batu akan aktif bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk menyosialisasikan terutama kepada perusahaan yang ada di Kota Batu. Bahwa ini adalah hak dan diatur oleh regulasi. Ini untuk melindungi tenaga kerja,” paparnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Raya Imam Santoso mengatakan bahwa perangkat RT/RW, petugas lingkungan, Linmas dan juga petugas kebersihan di Kota Batu bisa terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Mereka pekerja rentan yang perlu perlindungan. Harapannya dengan insentif yang diterima, bisa digunakan untuk perlindungan diri sendiri dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Secara rinci, BPJS Ketenagakerjaan menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dengan Dinas Sosial, untuk mengetahui pekerja sosial yang masuk kategori rawan. Sedangkan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, untuk berkolaborasi dengan badan usaha yang mempekerjakan pekerja.

“Kalau target kami, pasti keseluruhan pekerja. Kami harapkan tidak ada pekerja yang tidak terlindungi karena ini hak kebutuhan dasar, hak normatif, yang harus dipenuhi oleh pemberi kerja. Begitu juga masyarakat, yang mungkin bisa dialokasikan oleh APBD, Pemkot Batu dapat memberikan perlindungan secara menyeluruh ke masyarakat,” harapnya.

Imam menambahkan, ada 7000 pekerja yang tercatat di Kota Batu mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebanyak Rp 1 juta oleh Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved