Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Penerima Bansos Warga Terdampak Covid-19 di Kota Malang Capai 90 Persen

Penyaluran bantuan sosial (bansos) warga terdampak Covid-19 di Kota Malang kini sedang berproses, baik itu bansos dari APBD Kota Malang maupun APBN

rifky edgar/suryamalang.com
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Penni Indriani. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Malang kini sedang berproses, baik itu bansos dari APBD Kota Malang maupun APBN.

Pemberian bansos merupakan tahapan kedua, setelah pada 2020, pemerintah juga menyalurkan bansos kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Penni Indriani mengatakan, bansos yang diberikan kepada masyarakat di Kota Malang itu kini nyaris 90 persen.

Hanya saja, ada beberapa warga yang belum menerima bansos lantaran masih ditemukan dobel data antara Kartu Keluarga (KK) maupun NIK.

"Kadang-kadang bantuan dari kementerian itu kan datanya NIK. Kalau kita KK. Jadi kalau satu KK bisa saja NIK nya lima. Ini yang kita kadang-kadang kembar. Maka dari itu kami coret yang KK-nya dapat banyak. Ini yang jadi perbedaan kita dengan pusat," ucapnya.

Penni mengatakan, bahwa sasaran yang kini sedang dipersiapkan untuk menerima bansos ialah sopir ojek online, UMKM dan sopir mikrolet.

Pihaknya kini tinggal menunggu dana bansos tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang totalnya senilai Rp 700 Juta.

Bansos tersebut dibagikan untuk Ojol dan sopir mikrolet yang masing-masing per orang mendapatkan Rp 200 ribu ditambah Rp 100 ribu dari APBD Kota Malang.

"Jadi mereka mendapatkan Rp 300 ribu totalnya. Sama hanya Pedagang Kaki Lima (PKL). Tapi prosesnya yang PKL ini sudah selesai," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dimiliki Dinsos P3AP2KB Kota Malang hingga 12 Agustus 2021 kemarin, ada 65.179 penerima bansos di Kota Malang dan 46.747 warga yang menerima bantuan beras.

Bantuan yang masih dalam proses ialah warga miskin terdampak satu yang kurang tersisa 629 keluarga penerima manfaat (KPM), warga miskin terdampak dua 2.205 KPM dan warga penerima beras baik itu non PHK dan masyarakat terdampak Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved