Breaking News:

Surabaya Rencana Suntikkan Vaksin Moderna untuk Umum, Ada 3.000 Dosis yang Disiapkan

Pemkot Surabaya mulai memberikan vaksin merk Moderna kepada masyarakat umum, Kamis (26/8/2021). Pendaftaran dilakukan lewat aplikasi

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Rabu (4/8/2021). Ini diperuntukkan bagi civita kampus dan masyarakat sekitarnya.  

SURYAMALANG, SURABAYA - Pemkot Surabaya mulai memberikan vaksin merk Moderna kepada masyarakat umum, Kamis (26/8/2021). Penyuntikan yang dipusatkan di salah satu mall di Surabaya ini rencananya akan menyiapkan 3.000 dosis.

"Pendaftarannya melalui aplikasi. Kuota yang kami siapkan 3.000 dosis, kalau penuh langsung tutup," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (25/8/2021).

Pendaftaran melalui aplikasi ini untuk mengantisipasi antrean. Selain itu, juga mencegah warga berebut mengingat stok vaksin yang terbatas.

"Yang telah daftar, bisa datang di tempat yang disediakan. Namun bagi yang belum, bisa menunggu ketersediaan stok vaksin selanjutnya," lanjut Cak Eri.

Vaksin Moderna bagi kalangan umum ini kali pertama dilakukan setelah sebelumnya Surabaya menggunakan merk Sinovac dan AstraZeneca. Merk Moderna sebelumnya hanya diperuntukkan untuk penyuntikan dosis ketiga bagi tenaga kesehatan (nakes).

Para nakes mendapat vaksin Moderna sebagai booster. Cak Eri menjelaskan, bahwa kuota untuk kalangan umum beda dengan yang diberikan kepada nakes.

"Beda. Nakes mendapatkan jatah sendiri. Yang ini, untuk umum," kata Cak Eri.

Sementara itu, Pemkot terus melakukan penyuntikan dosis ketiga untuk nakes secara bertahap. Rencananya, ada sekitar 49 ribu nakes di Surabaya yang akan menerima dosis ketiga.

"Untuk dosis ketiga, nakes yang menerima vaksin sekitar 13.697 orang,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara dikonfirmasi terpisah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Moderna untuk nakes akan dilakukan secara bertahap. Sebab, ini untuk mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialami nakes.

“KIPI dari vaksin moderna itu kan terasa berbeda-beda pada setiap orang. Makanya kita lakukan secara bertahap,” jelasnya.

Pemerintah pusat juga telah menjelaskan bahwa penyuntikan dosis ketiga hanya dipertuntukkan bagi nakes. Oleh karenanya, vaksin Moderna bagi kalangan umum diberikan kepada mereka yang belum sama sekali mendapatkan vaksin (dosis pertama).

"Booster ketiga hanya untuk nakes. Bukan masyarakat umum. Pemberian dosis ketiga (menggunakan) moderna hanya diberikan kepada nakes," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi pada Siaran Radio Kesehatan, dikutip pada Rabu (25/8/2021).

Selain Moderna, vaksin COVID-19 dengan platform mRNA yang telah masuk Indonesia adalah Pfizer. Nadia juga menambahkan jika kedua vaksin ini akan diprioritaskan untuk ibu hamil dan pasien Covid-19 yang punya komorbid. (bob) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved