Berita Lumajang Hari Ini

Ada Transaksi Janggal, Dinsos Lumajang Tutup e-Warung Penyalur Bansos PKH dan BPNT

Pengusutan kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, terus berjalan.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
tony hermawan/suryamalang.com
Bupati Thoriqul Haq melakukan dialog dengan pemilik e-warung yang diduga menyunat Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Pengusutan kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, terus berjalan.

Setelah beberapa hari kasus tersebut mencuat ramai, kini Dinas Sosial akhirnya mengambil sikap.

E-warung yang diduga melakukan pemotongan Bansos kini ditutup.

Kabid Penanganan dan Pemberdayaan Dinas Sosial Nira Fitria Aviana mengatakan, tujuan
tindakan tersebut diberikan sebab banyak bukti pemilik e-warung dan oknum pendamping melakukan penyaluran bantuan secara janggal.

Ketika bantuan PKH dan BPNT cair tidak diberikan secara utuh kepada penerima manfaat.

"Untuk sementara e warung ditutup. Selama ditutup warga bisa menggunakan transaksi di e warong manapun, tapi takut jaraknya kejauhan kami akan koordinasi dengan bank agar e warong tetap bisa ada di Sawaran kulon," kata Nira.

Diketahui, tindakan itu juga bertujuan agar pengusutan dugaan kasus sunatan Bansos bisa tertangani secara cepat.

Karena belakangan ini para oknum yang diduga melakukan pelanggaran sering didatangi oleh tim penyidik, baik dari lembaga Dinsos maupun polisi.

Sementara pantauan di Balai Desa Sawaran Kulon tempat yang dijadikan sebagai posko pengaduan setiap hari masih ramai didatangi warga.

Menurut data petugas hingga hari ini (27/8) sudah ada 119 laporan terkait pelanggaran distribusi PKH.

Sedangkan 148 tentang aduan kejanggalan penyaluran BPNT.

"Untuk kerugian PKH sudah sekitar Rp 142 juta. Tapi untuk aduan BPNT belum bisa kami akumulasi sebab pelayanan masih akan kami buka sampai tanggal 31 Agustus," pungkas Ika Agustina, salah satu petugas posko pengaduan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved