Berita Batu Hari Ini

Renovasi Gedung Perpustakaan Daerah Kota Batu Harus Dikebut

Disperpusip Kota Batu menganggarkan Rp 1,96 miliar untuk merenovasi pembangunan gedung Perpustakaan Daerah Kota Batu

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Proses pembangunan gedung yang akan digunakan sebagai Perpustakaan Daerah Kota Batu, Kamis (2/9/2021). 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Batu menganggarkan Rp 1,96 miliar untuk merenovasi pembangunan gedung Perpustakaan Daerah Kota Batu yang berada di Jalan Kartini.

PT Malang Pitu Dalam menjadi pihak yang bertugas merenovasi gedung bekas markas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelataman.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan perlu upaya keras untuk bisa menyelesaikan renovasi sesuai target.

Pada Agustus lalu, pembangunan belum genap selesai 25 persen.

Punjul meminta agar kontraktor menyelesaikan proyek sesuai target. 

"Jika tidak segera dicairkan, pemerintah daerah juga akan ditegur oleh pemerintah provinsi maupun pusat karena sudah dianggarkan namun tidak segera dicairkan. Ditakutkan proses pembangunan perpustakaan tidak jadi dilaksanakan," jelas dia. 

Punjul pun mengimbau Kepala Disperpusip, Santi Restuningsasi berkomunikasi dengan pihak kontraktor.

Selain itu, minimal satu minggu dua kali dilakukan pengecekan. 

"Ini bertujuan agar progres pembangunan sesuai dengan keinginan. Sehingga bisa sesuai rencana yang telah dicanangkan," katanya. 

Di sisi lain, karena letak perpustakaan baru tersebut berdampingan dengan Batu Tourism Mall (BTM) atau pusat informasi kepariwisataan Kota Batu, Punjul menyarankan kedua bangunan tersebut harus saling terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Menurut dia, jika kedua tempat tersebut bisa terintegrasi dan dimanfaatkan sebaik mungkin, maka akan membuat masuarakat mudah mengakses perpustakaan. 

"Dengan adanya sinergitas diharapkan bisa memudahkan masyarakat. Sehingga harus ada akses yang tersambung antara dua bangunan itu," pintanya. 

Santi mengaku masih belum mencairkan anggaran kepada pengembang.

Sesuai kesepakatan, pencairan dilakukan sebanyak tiga tahap.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved