Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UB Bikin Alat Terapi Mastitis Pada Sapi Perah Dengan Prinsip Plasma Non Termal

Mastitis adalah penyakit radang jaringan interna kelenjar.Jika sapi perah terkena ini, maka bisa ditandai dengan perubahan hasil produksi susu

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/UB
Tim mahasiswa UB dan alat buatan mereka untuk membantu Mastitis pada sapi perah. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menciptakan alat terapi untuk penyembuhan gangguan atau penyakit Mastitis pada sapi perah dengan menggunalan prinsip plasma non termal.

Penyakit Mastitis pada sapi perah diketahui menjadi salah satu faktoryang membuat pemenuhan kebutuhan produksi susu sapi perah yang berkualitas secara nasional masih mengalami berbagai macam kendala.

Mastitis adalah penyakit radang jaringan interna kelenjar.

Jika sapi perah terkena ini, maka bisa ditandai dengan perubahan hasil produksi susu baik secara kimia maupun fisik.

"Penyakit mastitis ini pada umumnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus," jelas Farah Alhamidah, ketua tim mahasiswa UB pada suryamalang.com, Selasa (14/9/2021).

Infeksi Staphylococcus aureus tidak hanya merugikan peternak, tapi dapat menyebabkan penolakan susu oleh pengumpul karena cemaran bakterinya yang melebihi ambang batas.

Kasus mastitis ini dilaporkan dapat menurunkan produksi susu harian mencapai 28,4% - 53% yang berakibat terjadinya penurunan penghasilan para peternak sebesar Rp 6.160.000 – Rp 11.620.000 per hari per KUD. 

Dijelaskan Farah, alat terapi Mastitis pada sapi perah menggunakan prinsip plasma non termal.

Teknologinya mampu melakukan dekontaminasi  mikroorganisme dengan memanfaatkan gas yang terionisasi dalam lucutan listrik antara dua elektroda tanpa menimbulkan kerusakan jaringan kulit.

“Teknologi ini dinilai sangat efektif dan aman dalam diaplikasikan pada ternak perah karena suhunya yang tidak panas serta tidak menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved