Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Satpol PP Antisipasi Lonjakan Kunjungan Wisata di Kabupaten Malang

Satpol PP Kabupaten Malang mengantisipasi kunjungan wisata. Saat ini Kabupaten Malang masih menerapkan PPKM level 3.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Foto dokumentasi: Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. 

Reporter: Erwin Wicaksono

SURYAMALANG.COM, MALANG - Satpol PP Kabupaten Malang mengantisipasi kunjungan wisata.

Saat ini Kabupaten Malang masih menerapkan PPKM level 3.

Pemkab masih belum merestui  pembukaan tempat pariwisata.

Tapi, ada lonjakan pada arus wisatawan yang melewati jalur lintas selatan alias JLS  dalam beberapa hari terakhir.

"Kami sedang koordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, Pemprov Jatim, dan Kementerian Pariwisata. Jika tempat wisata boleh beroperasi, kami minta QR Code di aplikasi PeduliLindungi," terang Firmando Hasiholan Matondang, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (26/9/2021).

Firmando menambahkan beberapa tempat pariwisata pantai yang diserbu wisatawan tidak memiliki pintu gerbang masuk alias loket.

"Kan ada pantai yang langsung berhadapan dengan di JLS. Itu yang sempat ramai. Kalau Pantai Balekambang kan ada pintu masuknya, jadi masih tutup," ungkapnya.

Mando menempatkan sejumlah personel untuk memantau protokol kesehatan di pantai terbuka tersebut.

"Kami koordinasi melalui Muspika, sebab personel kami fokus di tempat vaksinasi," terang Mando.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang telah merestui lima  tempat wisata untuk uji coba pembukaan, yaiu Lembah Indah di Kecamatan Ngajum, Wisata Flower Santera di Pujon, Desa Wisata Pujon Kidul, Desa Wisata Sanankerto Boonpring, dan Pantai Balekambang.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara mengatakan lima tempat wisata itu dipilih karena sinyal internetnya cukup kuat untuk terintegerasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Jadi, wisatawan bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Kami pantau lewat video dan kami laporkan ke Kemenparekraf dan Menko Marves. Kmi akan survei ke lokasi pada pekan depan," kata Made.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved