Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Wawancara Eksklusif - Terobosan Owner Melodia Production Rudy Winarto di Tengah Pandemi

Melodia Production yang selama ini menggelar berbagai event musik skala nasional maupun internasional ikut terdampak covid-19.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: isy
saiful sholichfudin/suryamalang.com
Owner Melodia Sound and Lighting System Surabaya, Rudy Winarto, saat berkunjung ke kantor Harian SURYA, Jumat (24/9/2021). 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Sulvi Sofiana
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Pandemi Covid-19 hingga kini masih membatasi ruang gerak dan mengubah kebiasaan masyarakat, termasuk pergelaran konser musik secara langsung.

Tak terkecuali Melodia Production yang selama ini menggelar berbagai event musik skala nasional maupun internasional ikut terdampak.

"Melodia Production selama ini mengurus event skala besar, dan tentunya terdapat pengurangan volume karena pembatasan event," ungkap Rudy Winarto, owner Melodia Production ketika berkunjung di markas Redaksi Harian Surya dan Tribun Jatim Network, Jalan Rungkut Industri III, Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Selengkapnya simak wawancara Pemimpin Redaksi Tribun Jatim sekaligus Wakil Pemimpin Redaksi Harian Surya Tri Mulyono dengan Rudy Winarto:

SURYA: Kondisi Covid-19 sudah melandai, bisa disampaikan rencana konser setelah pandemi berlalu?

Rudy Winarto: Tentunya kita sudah kangen  (live concert) dengan situasi yang membuat kita harus mengalami new normal. Sudah hampir dua tahun konser nggak boleh.

Kalau sudah mulai diperbolehkan, tentunya sudah rindu nuansa dan atmosfer live concert yang pastinya memberikan pengalaman berbeda dibandingkan live streaming atau take rekaman saja.

SURYA: Apa yang akan disiapkan saat sudah ada kenormalan baru tentunya dengan tetap menerapkan prokes. Perubahan apa yang mungkin dilakukan Melodia?

Rudy Winarto: Tentunya kami menyesuaikan dengan sistem sekarang, konser tak hanya offline tapi juga streaming. Positifnya kita bisa lebih banyak menjangkau lebih banyak wilayah bisa menikmati konser.

Yang tidak bisa datang ke lokasi konser bisa lewat live streaming itu.

Saat sudah bisa offline, online tidak akan ditinggalkan. Harus bisa mensinergikan online juga karena kita menghadapi market baru.

SURYA: Selama pandemi apa terobosan Melodia Musik dan Melodia Production?

Rudy Winarto: Kalau Melodia Production selama ini mengurus event skala besar,  dan tentunya terdapat pengurangan volume karena pembatasan event.

Sementara penjualan alat musik seperti gitar, keyboard masih tetap stabil karena masih menjadi sarana hiburan selama pandemi.

SURYA: Masih ingatkah konser musik terakhir yang dikomandani Melodia?

Rudy Winarto: Pada 14 Maret 2020 di Grand City. Saya hadir mengurus konser Dewa 19. Hype-nya sangat besar, full penonton karena orang-orang sudah rindu Dewa19.

Itu kota kedua dari sejumlah rangkaian konser, tapi setelah konser di Surabaya, konser di kota lain dihentikan.

SURYA: Bisa diceritakan sejarah kesuksesan Melodia di Surabaya kemudian berkembang menjadi pusat musik skala nasional hingga internasional?

Rudy Winarto: Melodia Musik berdiri 1980 di Ngagel Jaya 12-14 Surabaya, berawal toko musik retail dan kebetulan dealer Yamaha untuk organ dan alat musik lainnya.

Waktu itu bisa dibilang sekolah musik Melodia terkenal. Sampai sekarang juga identik Melodia ini sekolah musik.

Padahal kami sudah jauh dari itu. Kami retail, project, rental untuk event-event juga.

SURYA: Setelah berkembang seperti saat ini, bidang apa yang digeluti Melodia Group?

Rudy Winarto: Pada 1997-1998 kami ekspansi ke Jakarta, Bali, Yogyakarta dan Bandung.  Dan kalau Jakarta kami mengembangkan ke video selain audio.

SURYA: Mungkin masih ingat perjalanan Melodia Musik pernah bekerja sama dengan kelompok musik apa saja?

Rudy Winarto: Banyak, beberapa di antaranya Sheila On 7, Padi, Dewa 19 ,Gigi, Andra and The Back Bone dan banyak lagi yang kami support.

Kebanyakan dari mereka juga merupakan endorser dari alat musik yang kami jual.

Kami juga menggarap artis internasional seperti Level 42, artis Mandarin Jacky Cheung, Korea juga pernah, Amerika Boys II Men hingga Toto.

Ketika ada konser selevel itu tekanannya pasti luar biasa, dan sound adalah sesuatu yang vital untuk kesuksesan sebuah konser. Apa suka dukanya?

Rudy Winarto: Kerja dituntut perfectionis, apa lagi dengan bule. Untuk event internasional kami biasanya mulai persiapan dengan memastikan apa saja riders yang diminta kepada  kami.

Saat hari H saya pasti hadir, karena itu adalah suatu bentuk support ke promotor dan artis agar bisa bekerja sama dengan baik.

Untuk dukanya biasanya masalah teknis karena barang elektronik. Dan masalah lain yang penting diantisipasi sejak awal adalah permintaan mereka apa, kami bisa apa dan gantinya apa (kalau tidak ada).

SURYA: Kami tahu Melodia ingin jadi partner musisi Tanah Air, apa saja support Melodia untuk perkembangan musik di Tanah Air?

Rudy Winarto: Biasanya kami menggelar workshop dengan mengundang musisi yang bekerja sama dengan kami.

SURYA: Melodia juga ikut serta dalam kegiatan sekolah, apa rencana Melodia ke depan untuk meningkatkan kerjasama dengan pihak sekolah?

Rudy Winarto: Kami ada rencana ke depan untuk tukar knowledge. Kemudian kami memberikan kesempatan pada siswa yang ingin berkarier atau sekadar magang di Melodia.

SURYA: Perkembangan musik di Jawa Timur saat ini bagaimana?

Rudy Winarto: Kebanyakan musisi nasional asalnya dari Surabaya, namun memang karena kondisi, saat ini cukup terhambat. Padahal potensi musisi di Jawa Timur cukup besar.

SURYA: Bisa diceritakan perjalanan karir Pak Rudi hingga bisa mengembangkan Melodia sampai sekarang?

Rudy Winarto: Saya menyelesaikan SMA lalu berangkat kuliah diploma di Singapura dan mengambil sekolah audio. Kemudian balik ke Indonesia tahun 1997 dan mulai membangkitkan divisi rental sound Melodia.

Perjalanannya sangat fenomenal, dari rental kecil, alat seadanya hingga berkembang dengan alat standar internasional. Hal ini menjadi pembeda Melodia dengan yang lain, karena merek yang kami pakai biasanya di orang lain nggak ada.

Merek-merek itu sebenarnya bagus, kemudian kami orbitkan di Indonesia. Jadi divisi rental kami sudah menjadi showroom juga.

Saat ini Melodia Production ada di Surabaya dan Jakarta dengan partner di banyak daerah di Indonesia.

SURYA: Event apa yang menjadi momen istimewa hingga Melodia bisa berkembang seperti saat ini?

Rudy Winarto: Konser di GWK, Bali tahun 1999 atau 2000 itu menjadi pengalaman kami untuk berkembang mengikuti tren dan permintaan pasar.

Di Jakarta kami juga sempat menghandle live TV dan berkembang hingga saat ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved