Berita Batu Hari Ini

Satpol PP Kota Batu Intensifkan Bubarkan Berkerumun

Satpol PP Kota Batu melaporkan telah memperingati 370 orang dalam giat pembubaran kerumunan di masa pandemi.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
Satpol PP Kota Batu
Petugas Satpol PP Batu mendatangi sejumlah warga yang berkerumun di sebuah kafe. Mereka membubarkan kerumunan untuk menekan potensi penularan Covid-19. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kota Batu melaporkan telah memperingati 370 orang dalam giat pembubaran kerumunan di masa pandemi.

Sejumlah kerumunan banyak terpantau di fasilitas publik seperti kafe, tempat bermain dan pusat kuliner lainnya.

Kota Batu masih menyandang status PPKM Level 3 sesuai keterangan dari Kementerian Dalam Negeri RI.

Sedangkan berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan RI, Kota Batu masuk kategori level 1.

Kepala Satpol PP Kota Batu, M Nur Adhim menjelaskan kerumunan menjadi aktivitas paling disorot karena berpotensi terjadi penularan Covid-19.

''Mereka yang berkerumun adalah wisatawan dan warga lokal. Kita harus bersama-sama saling menjaga karena pandemi masih belum selesai,” ujar Adhim.

Titik kerumunan itu terpantau melalui patroli tim gabungan sesuai instruksi Mendagri Nomor 42 Tahun 2021.

Dalam peraturan tersebut, para pelaku usaha mulai PKL hingga restoran dibatasi beroperasi sampai pukul 21.00 WIB. Selain itu juga ada pembatasan kapasitas.

Warga yang mendapat teguran tidak ada pemberlakuan sanksi.

Adhim meminta agar masyarakat disiplin protokol kesehatan untuk keselamatan bersama.

“Patroli tetap akan kami lakukan sehari dua kali. Kami tidak akan segan membubarkan jika ada kerumunan,” tegas dia.

Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batu, per 4 Oktober 2021 terdapat penambahan tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19. Total keseluruhan warga Kota Batu yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 3081.

Jumlah pasien yang sembuh sebanyak 2803.

Jumlah pasien yang meninggal sebanyak 263 jiwa. Jumlah kasus aktif sebanyak 15 orang.

Jumlah tempat tidur di ICU ada 15, terpakai 1.

Sedangkan di tempat isolasi ada 122, yang terpakai 4. Jika digabungkan, keterpakaian tempat tidur di ICU dan ruang isolasi sebanyak 3.65%.

Total suntikan vaksinasi mencapai 186.200. Penerima dosis pertama sebanyak 134.019 (81,26%), sementara dosis kedua sebanyak 50.813 (30,81%). Jumlah vaksin ketiga untuk tenaga kesehatan sebanyak 1.368 (82,31%).

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved