Breaking News:

HUT Kota Batu ke 20

HUT Kota Batu ke-20, Stafsus Menteri Koperasi Sebut Kota Batu Punya Potensi Perkembangan UMKM

Potensi pangan di Kota Batu telah menjadi potensi terbesar UMKM Kota Batu dalam bertahan di masa pandemi. 

Penulis: sulvi sofiana | Editor: isy
sulvi sofiana/suryamalang.com
Staf Khusus Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, M Riza Adha Damanik. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Sulvi Sofiana
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Potensi pangan di Kota Batu telah menjadi potensi terbesar UMKM Kota Batu dalam bertahan di masa pandemi. 

Staf Khusus Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan, Muhammad Riza Adha Damanik, mengungkapkan memiliki harapan besar dengan Kota Batu sebagai Kota Agrowisata.

"Sesuai dengan hymnenya Kota Batu bahwa Kota Batu memiliki tanah subur, kotanya indah dan sejuk. Ini menandakan tak hanya potensi pariwisata, tapi kegiatan sektor pangan cukup besar untuk dimanfaatkan," ujarnya dalam webinar dan talkshow nasional dalam rangka HUT Kota Batu ke-20 dengan tema 'Revitalisasi Kebangkitan UMKM', Kamis (21/10/2021).

Dalam kegiatan yang diadakan Harian Surya, Tribun Jatim Network dan Pemkot Batu ini, Riza mengungkapkan kondisi Kota Batu ini sejalan dengan visi Kementrian Koperasi dan Ukm bahwa sektor pangan menjadi kekuatan di masa pandemi. 

"Dengan tanah subuh di kota batu menjadi kekuatan untuk meningkatkan potensi perkebunan dengan buah-buahan segar dan produk pangan lain," lanjutnya 

Dari segi pariwisata, pihaknya juga sedang mengembangkan apa yang disebut koperasi wisata alam sebagai adaptasi kegiatan wisata dalam memanfaatkan alam terbuka. 

"Saya melihat Kota Batu memiliki peluang berkembang setelah pandemi usai," lanjutnya.

Di tengah pandemi, pihaknya juga sudah memberikan bantuan presiden untuk usaha mikro, sekitar 6.000 usaha mikro di Kota Batu sudah mendapat bantuan ini sebagai upaya mitigasi usaha mikro.

"Kredit usaha rakyat juga diberikan di batu dengan subsidi bunga. Kami juga mengembangkan sektor wisata agar hasil pangan bisa mendapat pasar yang lebih luas," lanjutnya.

Sementara itu, dalam rangka mendorong pelaku UKM agar lebih kuat, pihaknya bersama tokopedia dan platform e-commerce lainnya berupaya menguatkan UKM di pasar online.

"Pandemi ini 18 juta UMKM masuk ke platform digital, UMKM yang sudah masuk ini jauh memiliki daya tahan yang kuat dibandingkan yang belum. Bekal digitalisasi ini diharapkan bisa menyejahterakan UMKM," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved