Travelling
Petilasan Tunggul Ametung di Kebun Teh Wonosari, Kabupaten Malang
Kebun Teh Wonosari juga menyimpan potensi wisata sejarah. Di perkebunan ini, terdapat petilasan Tunggul Ametung.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
“Kendaraan tidak bisa masuk, hanya jalan kaki. Jaraknya cukup dekat dengan kebun, sekitar 100 meteran,” paparnya.
Sekadar informasi, berdasarkan catatan sejarah, Tunggul Ametung adalah penguasa Tumapel yang merupakan bagian dari Kerajaan Jenggala dulunya.
Tumapel diyakini berada di kawasan sekitar Kecamatan Singosari saat ini.
Dalam naskah Pararaton yang dibuat setelah era Kerajaan Kadiri dan Singasari, terdapat nama Tunggul Ametung di dalamnya.
Dalam banyak cerita, Tunggul Ametung memperistri Ken Dedes setelah berhasil menculiknya dari Mpu Purwa.
Mpu Purwa yang marah mengutuk Tunggul Ametung. Kutukan itu berbunyi bahwa Tunggul Ametung akan mati oleh keris.
Kutukan itu terbukti nyata ketika Tunggul Ametung dibunuh oleh pengawalnya sendiri bernama Ken Angrok dengan keris buatan Mpu Gandring.
Setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung, Ken Angrok menjadi penguasa Tumapel dan merebut istri Tunggul Ametung yakni Ken Dedes.
Selanjutnya, Ken Angrok mendirikan Kerajaan Singasari.