Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Belum Anggarkan Perbaikan Dana Insidentil untuk Pasar Besar Kota Malang

Diskopindag Kota Malang belum menganggarkan perbaikan untuk Pasar Besar Kota Malang.

rifky edgar/suryamalang.com
Pedagang Pasar Besar Kota Malang saat mencari dan mengidentifikasi titik yang diduga menyebabkan kebocoran di kios milik pedagang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pemerintah Kota Malang, melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang (Diskopindag) belum menganggarkan perbaikan untuk Pasar Besar Kota Malang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra saat ditanya terkait anggaran yang diperuntukkan untuk perbaikan di Pasar Besar.

"Dana insidentil kita siapkan tahun depan. Itu pun kami konsultasikan dulu penggunaannya ke BPK. Besarannya mencapai Rp 150 Juta," ucap Sailendra kepada SURYAMALANG.COM, Senin (25/10/2021).

Belum adanya anggaran insidentil ini, membuat Pemkot Malang belum bisa memperbaiki apabila ada persoalan yang terjadi di Pasar Besar Kota Malang, termasuk kasus kebocoran yang dialami sejumlah pedagang di kios mereka saat memasuki musim hujan kali.

Ada enam kios pedagang di lantai dua Pasar Besar yang mengalami kebocoran hingga membasahi dagangan mereka.

Sementara, Pemkot Malang masih mengkonsultasikan penggunaan dana insidentil tersebut ke BPK, mengingat Pasar Besar masih terikat perjanjian kerja sama dengan pihak PT Matahari Putra Prima Tbk.

"Karena masih ada perjanjian kerjasama, jadi harus kami konsultasikan dulu ke BPK," terang Sailendra.

Dampak belum adanya upaya perbaikan baik dari Pemkot Malang dan Matahari, pedagang Pasar Besar secara swadaya akan memperbaikinya secara swadaya.

Bahkan, pedagang yang tergabung dalam Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) telah membentuk tim kebocoran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved