Minggu, 3 Mei 2026

Sosok

Potret Ari Zuntriana, Pustakawan UIN Maliki Malang Raih Juara 1 Pustakawan Berprestasi Jatim

Ari Zuntriana, pustakawan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang meraih juara 1 Pustakawan Berprestasi tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
istimewa/dok pribadi
Ari Zuntriana, pustakawan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang meraih juara 1 Pustakawan Berprestasi tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Ari Zuntriana, pustakawan UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang meraih juara 1 Pustakawan Berprestasi tingkat Jawa Timur beberapa waktu lalu.

"Saya mengikuti lomba pustakawan berprestasi terbaik yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI lewat Badan Perpustakaan dan Arsip Jawa Timur (tingkat provinsi)," jelas Ari pada suryamalang.com, Kamis (4/11/2021).

Ada beberapa tahapan yang harus dilewati, antara lain tahap administrasi dengan mengirim berkas.

Juga ada tes tulis wawasan kepustakawanan, dan tahap presentasi serta wawancara.

"Peserta dilihat dari beragam aspek, antara lain keaktifan dalam menginisiasi kegiatan-kegiatan di perpustakaan, keaktifan di organisasi profesi, dan bagaimana pustakawan mengembangkan diri," kata dia.

Dikatakan, ia mengikuti lomba itu agar ia ingin menimba ilmu dan pengalaman. 

"Saya belajar banyak dari peserta-peserta lain dan dewan juri. Dari juri, saya mendapatkan masukan-masukan terkait program perpustakaan yang kira-kira masih dapat dikembangkan. Demikian pula dari para peserta lain, saya belajar tentang ide-ide pengembangan program perpustakaan perguruan tinggi," papar alumnus S1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan Unair dan S2 Librarianship di The University of Sheffield Inggris ini.

Dikatakan, dengan mengikuti presentasi peserta lain, misalnya, maka dirinya jadi tahu kira-kira program dan kegiatan apa yang sekiranya memungkinkan untuk diadopsi oleh Perpustakaan Pusat UIN Malang.

"Jadi, saya menggunakan lomba ini sebagai jalan untuk benchmarking," akunya.

Ari bekerja sebagai di UIN Malang sejak 2019.

Menjadi pustakawan awalnya bukan cita-citanya.

"Saya awalnya bercita-cita sebagai diplomat. Dulu saat tes masuk PTN, pilihan pertama saya HI Unair, kemudian baru IIP (Ilmu Informasi dan Perpustakaan) Universitas Airlangga. Karena sudah diterima di pilihan kedua, saya bertekad untuk menekuni dengan baik dunia informasi dan perpustakaan," katanya. 

Salah satu dosennya di S1 Unair pernah bertanya pada dirinya.

“Kamu ingin jadi orang kecil di kolam besar, atau orang besar di kolam kecil?”.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved