Berita Malang Hari Ini
Pentigraf Makin Populer, Siswa Bisa Belajar Bikin Cerita Fiksi
Sarasehan memperingati lima tahun Kampung Pentigraf Indonesia (KPI) diadakan di Warung Joglo Jati, Sawojajar II Kabupaten Malang
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
Karena di dalam dunia digital bermukim banyak sastra. Dalam dunia digital, sastra lisan menguat kembali.
"Kelisanan dapat ruang baru di dunia digital sebagai kelisanan sekunder. Maka sastra lisan bisa apa saja. Yang bangkit kembali tak hanya sastra lisan tapi manuskrip. Pondok pesantren juga menggebu-gebu untuk melakukan digitalisasi manuksrip," papar Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM) ini.
Dikatakan, pentigraf bukan sastra digital. Tapi juga bukan sastra naskah. Ia melihat pentigraf hidup berdampingan dengan dunia digital.
Sedang Ardi berharap tetaplah pentigraf dalam pola pikir keaksaraannya dan diunggah atau bermedia/hidup bersama dunia digital.
Tapi untuk menjadi digital, infrastruktur digital tidak bisa dilakukan dengan sekejap.
"Untuk berbagi kebahagiaan, bentuk sekarang ini paling nyaman. Jika dipaksakan, nanti teman-teman malah tidak berani dan mahal. Angan-angan boleh tapi tidak jadi keharusan. Malah bisa alih wahana jadi visual, audio," papr Joko.
Ia menyatakan banyak kenal teman-teman difabel yang juga perlu menikmati karya sastra.
"Kita berpikir kenormalan saja. Ketika sastra cetak muncul, kenapa tidak ada sastra audio. Bagaimana teman-teman yang buta, tidak mendengar. Sehingga jika ada alih wahana, maka akan bermanfaat," tandas Joko.
Kelahiran Kampung Pentigraf Indonesia (KPI) tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan silaturahmi para pentigrafis (sebutan bagi penulis pentigraf).
Ini ia gulirkan dan tulis sejak tahun 1980-an di koran lokal Suara Indonesia Malang.
Pada tahun 2015-an melalui facebook, ia mulai menulis lagi dan ia bagikan di dinding akun FB-nya. "Ternyata banyak kawan yang tertarik dengan pola fiksi seperti itu.
Bahkan, sebelum KPI terbentuk, antologi pentigraf pertama lahir dari KPK Deo Gratias, yaitu Pedagang Jambu Biji dari Phnom Penh (Juni, 2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sarasehan-memperingati-lima-tahun-kampung-pentigraf-indonesia-kpi.jpg)