Senin, 27 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UWG Malang Dapat Hibah Innovillage Telkom, Hasilnya Ada Batik Cap Ciprat Difabel

Tiga mahasiswa Universitas Widyagama (UWG) Malang mendapat hibah pendanaan dari program Innovillage dari PT Telkom bersama Telkom University.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Launching Batik Cap Ciprat Difabel dilakukan di Balai Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang oleh Universitas Widyagama Malang, Sabtu (20/11/2021). Kain batik yang sudah jadi dibawakan oleh model difabel lewat fashion show.  

Gunung Semeru juga tampak dari Malang karena merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Ini juga ada filosofinya agar karya batik cap ciprat bisa sampai kemana saja. Serta ada cerita tentang gunung bahwa di Omah Difabel ada timsus difabel yang suka naik gunung. 

Launching produk batik cap ciprat dilakukan di Balai Desa Bedali pada Sabtu (20/11/2021) yang dihadiri Rektor UWG Dr Agus Tugas Sudjianto MT, Camat Lawang Tito Febrianto, Kades Bedali Dewi Buyati dan perwakilan difabel.

Di acara itu juga dilakukan penyerahan alat cap dan fashion show difabel yang memamerkan produk batik Cap Ciprat. 

Dikatakan Ken, jika dari adanya website kemudian berdampak pada penjualan, maka Omah Difabel juga akan melakukan inklusi dengan melibatkan masyarakat sekitar.

"Seperti saat pandemi awal dulu. Ada warga yang terdampak yaitu pekerja konveksi. Kami juga melibatkan masyarakat membuat masker," terang Ken.

Sedang Rektor UWG Dr Agus Tugas Sudjianto MT mengatakan adanya pengaplikasian program Innovillage di Desa Bedali Lawang diapresiasinya.

Sebab pemandu pembangunan Indonesia juga ada di kaum difabel.

"Saya berharap dengan pelatihan membuat produk batik, dan sudah ada alat capnya, maka ada kegiatan usaha nantinya," kata Agus. 

Rektor menyukai desain batik Cap Cip ini. Apalagi ia suka olahraga di Lapangan Rampal dan bisa melihat gunung.

Fashion show batik oleh difabel yang menjadi model dadakan tetap nampak percaya diri.

Bahkan ada yang tuna netra. Pria ini melenggang bak model dengan mengikuti perintah suara dengan membawa tongkatnya. Tapi ia terlihat tak canggung.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved