Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Bocoran Besaran UMK Surabaya 2022, Pemkot Ajukan 3 Usulan

Pemkot Surabaya mengusulkan tiga besaran rancangan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022 ke Pemrov Jatim. 

Tribunnews
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya mengusulkan tiga besaran rancangan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022 ke Pemrov Jatim.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa ada sejumlah usulan dalam pertemuan dengan Dewan Pengupahan, Jumat (26/11/2021) malam.

Misalnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan UMK sebesar Rp 4,3 juta.

Sedangkan buruh mengklasifikasi UMK dalam tiga kategori,yaitu Rp 4,3 juta untuk perusahaan lokal, Rp 4,6 juta untuk perusahaan go publik, dan Rp 4,7 untuk perusahaan internasional.

"Usulannya berbeda-beda," kata Eri kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (27/11/2021).

Pemkot menerima usulan tersebut. Kemudian Pemkot segera menyampaikan ke Pemrov Jatim.

Pemrov Jatim yang akan memutuskan, menyetujui atau menolak usulan tersebut.

"Usulan sudah disampaikan ke Pemrov Jatim. Saya telepon Bu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jatim untuk mengusulkan UMK-nya," kata Cak Eri.

"Biar cepat selesai. Insya Allah segera kita kirim ke sana, mugi-mugi panjenengan semua diparingi Gusti Allah kelancaran," tandasnya.

Pada kesempatan yang juga dihadiri Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto ini, Cak Eri secara khusus mengapresiasi buruh.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved