Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Seorang Pria di Malang Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Tidak Ditemukan Tanda Penganiayaan

Suasana rumah kos di Jalan Mondoroko Gang 1, desa Banjararum, kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendadak gempar.

suryamalang.com/erwin
Suasana rumah kos di Jalan Mondoroko Gang 1, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, kabupaten Malang mendadak gempar. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Suasana Kos-kosan di Jalan Mondoroko Gang 1, desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendadak gempar.

Pasalnya, dari salah satu kamar kos ditemukan jasad pria yang sudah kaku Kamis (2/12/2021) sekira jam 21.00 WIB malam.

Jasad pria tersebut bernama Erwan Tedjo Wahjudi (65), yang beralamat di Perum bumi Mondoroko raya AJ-8, Singosari, Kabupaten Malang.

Penemuan jasad ini berawal dari kecurigaan pemilik kos yang selama seharian tidak melihat korban keluar kamar.

Selanjutnya Kusnadi mencoba mengetuk pintu kamar kos korban beberapa kali, namun tidak ada respon dari korban dan pintu terkunci dari dalam.

Karena kuatir tentang apa yang terjadi sebenarnya, Kusnadi kemudian melapor ke Polsek Singosari.

"Awalnya pemilik kos curiga karena seharian tidak melihat korban keluar kamar. Kemudian di ketuk-ketuk pintunya namun tidak ada respon," kata Kapolsek Singosari, Kompol Achmad Robial saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).

Setelah mendapat laporan dari Kusnadi, petugas Polsek Singosari segera tiba di lokasi, dan dengan didampingi Kusnadi dan ketua RT setempat, petugas melakukan pembukaan paksa kamar kos korban.

Setelah terbuka, maka didapati kondisi korban yang sudah tidak bernafas di atas tempat tidurnya.

"Hasil olah Tempat Kejadian Perkara bahwa korban meninggal dunia di atas tempat tidurnya, dengan posisi terlentang dan tubuhnya sudah kaku," tutur Robial.

Dari keterangan saksi, diduga korban meninggal akibat dari sakit diabetes yang sudah lama dideritanya.

Menurut Achmad Robial, hasil pemeriksaan jasad korban tidak ditemukan bekas luka atau penganiayaan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, diduga korban meninggal karena sakit. Setelah olah TKP, Jenazah korban kita evakuasi ke RSSA Malang dengan menggunakan ambulan PMI Kabupaten Malang,” tutup Robial.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved