Gunung Semeru Meletus

Korban Gunung Semeru Meletus Mulai Pulang Rumah Masing-Masing, Malam Hari Balik ke Pengungsian

Warga Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, yang dilanda Gunung Semeru meletus dalam dua hari terakhir mulai mendatangi rumahnya.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
Ilustrasi - Kondisi di posko pengungsian korban terdampak erupsi Gunung Semeru yang terletak di SDN 4 Supit Urang Lumajang. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Warga Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, yang dilanda Gunung Semeru meletus dalam dua hari terakhir mulai mendatangi rumahnya.

Mereka kembali bukan untuk menetap, melainkan mengevakuasi harta benda yang masih bisa diselamatkan.

Lalu mereka juga mulai membersihkan sisa-sisa debu abu vulkanik.

Ngatinah (53) misalnya salah seorang Dusun Kebondeli Utara, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Dia yang telah delapan hari tinggal di posko pengungsian baru dua hari ini berani mendatangi rumahnya untuk bersih-bersih rumah dan memasak.

Sedangkan, saat menjelang malam janda dua anak ini tetap tidur di tempat posko pengungsian.

"Katanya kan masih belum stabil Semeru. Soalnya dulu pernah tahun 1976 apa 1982 itu ada banjir besar setelah keluar lava. Jadi gak berani kalau malam tidur di rumah," katanya.

Dahsyatnya bencana erupsi kini membuat Ngatinah tak bisa bekerja sebagai buruh tani.

Sawah dua hektare yang ia garap terkubur abu vulkanik, sehingga untuk kebutuhan hidup sekarang Ngatinah hanya bisa mengandalkan bantuan dari para donatur.

"Kebutuhan pokok yang penting untuk makan sudah syukur Alhamdulillah, soalnya ladangnya sudah habis kena banjir laharan itu," ujarnya.

Hingga kini, penanganan bencana Gunung Semeru meletus masih terus dilakukan petugas.

Tercatat lebih dari 9.118 warga terdampak mengungsi di 19 titik posko pengungsian.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved